Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Alkes RSUD Bung Karno Sudah 80 Persen

04 Juli 2019, 12: 10: 59 WIB | editor : Perdana

READY: Wali Kota Rudy bersama jajaran saat cek alat kesehatan di RSUD Bung Karno belum lama ini.

READY: Wali Kota Rudy bersama jajaran saat cek alat kesehatan di RSUD Bung Karno belum lama ini. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemkot optimistis launching Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon pada Agustus mendatang tidak akan meleset. Proses persiapan saat ini sudah mencapai 90 persen.

Direktur RSUD Bung Karno Wahyu Indianto menyiapkan tiga hal sebelum soft launching  17 Agustus. Yakni persiapan fisik, perabot dan alat kesehatan (alkes), serta sumber daya manusia (SDM). Persiapan bangunan fisik telah selesai sebulan lalu. Dua item persiapan lainnya diprediksi rampung sebelum peresmian.

“Sebagian perabot sudah masuk. Pertengahan Juli atau minggu ketiga mungkin lebih banyak yang masuk. Saat ini sudah sesuai perencanaan, sekitar 90 persen untuk perabot dan 70 hingga 80 persen untuk alkes (alat kesehatan, Red),” katanya, Rabu (3/7).

Menurut Wahyu, beberapa rekanan penyedia alkes sudah mulai mengirim barang yang dibutuhkan. Sebagian lainnya masih proses lelang secara elektronik. Dia menyebut ada beberapa alkes yang juga perlu perhatian khusus. 

“Misalnya alkes yang impor. Tidak hanya dari Tiongkok, tetapi juga dari negara lain seperti Jerman, Amerika. Tetapi semua sudah di klik (dipilih, Red),” imbuhnya.

Proses lelang alkes, lanjutnya, paling tidak membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Panitia pengadaan telah memulai sejak Juni lalu. Jika lancar, saat alkes akan tiba di Solo sebelum peresmian RSUD dilaksanakan.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo memberi apresiasi proses kerja anak buahnya di rumah sakit kedua milik pemkot tersebut. Menurutnya, sebagai rumah sakit negeri, pelayanan kepada masyarakat menjadi hal utama.

“Yang penting adalah memberi pelayanan kepada masyarakat. Orientasinya harus jelas, orientasi pelayanan. Bukan mengejar keuntungan, meskipun ada, itu bukan utama,” paparnya.

Wali kota berharap kehadiran RSUD Bung Karno mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kota Surakarta. Tahun depan, Rudy ingin mewujudkan berdirinya RSUD ketiga di Kecamatan Jebres.

“Jika masing-masing kecamatan memiliki RSUD sendiri, persoalan kesehatan masyarakat saya yakin teratasi,” pungkasnya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia