Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Nomor 17 Diwacanakan Dipensiunkan, Dedikasi untuk Ferryanto

06 Juli 2019, 10: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Nomor 17 Diwacanakan Dipensiunkan, Dedikasi untuk Ferryanto

SOLO – Hingga saat ini mantan pemain kapten Persis Solo, Ferryanto Eko Saputro belum juga ditemukan. Seperti yang diketahui sebelumnya, dan dan sang anak Freya Fajrina Dwi Saputri tergulung ombak saat berada di Pantai Baru Srandakan Bantul, 22 Juni lalu.

Untuk sang anak sudah ditemukan dua hari setelahnya, 3 KM dari titik hilangnya keduanya. Untuk Ferry ternyata dia belum juga ditemukan. Semua pihak tentu masih tetap berdoa, semoga tubuhnya bisa ditemukan, dalam kondisi apapun.

Persis yang ikut membesarkan namanya tentu ikut berduka, walaupun memang belum ada kepastian sang pemilik nomor punggung 17 di Laskar Sambernyawa tersebut saat ini kondisinya seperti apa.

Manajemen Persis Solo ternyata berencana untuk mempensiunkan nomor punggung 17 musim depan.

"Rencanana memang seperti itu, tapi ini ingin dirapatkan dulu. Kami paham dedikasi beliau dengan Persis sepertinya cukup besar," terang Sekjen Persis Solo, Dedi M Lawe.

Ferry memang tak pernah bisa membawa Persis menjadi juara, apalagi membawa Laskar Sambernyawa ke kasta tertinggi. Walau begitu setidaknya dua piala sudah ikut disumbangkannya, yakni runner up turnamen Piala Polda Jateng 2015, dan juara Plumbon Cup 2015.

 Sementara di musim 2013 dan 2014, dia sukses menjadi top skor klub. Pemain asal Kartasura berseragam Persis di kompetisi Divisi II 2004, Divisi Utama 2009/2010, Divisi Utama versi LPIS di musim 2011/2012 dan 2013, Lalu di kompetisi Divisi Utama 2014, Piala Polda Jateng 2015, Piala Kemerdekaan 2015, dan Polda Jateng 2015.

Sepertinya, Ferry adalah pemain Persis pertama yang memutuskan gantung sepatu, dan manajemen Persis membuat laga khusus untuknya. Farewell Game untuknya, digelar di Stadion Manahan 2016 silam, saat Persis beruji coba dengan Persinga Ngawi.

Setelah memutuskan pensiun awal 2016 silam, ternyata di ISC-B 2016, Liga 2 2017, dan Liga 2 2018 tak ada pemain yang menggunakan nomor 17. Baru di musim ini, gelandang asal Ngawi yang diboyong dari Persiba Balikpapan, Dwi Cahyono memutuskan menggunakan nomor 17 di Persis.

Sebelumnya, nomor 17 juga sempat digunakan oleh banyak pihak, seperti di musim 2010/2011, digunakan oleh Muhamad Budiana, yang didatangkan dari Persikaba Blora. Ia menggunakan nomor ini karena Ferry memutuskan bergabung dengan PSS Sleman kala itu. Jauh sebelumnya di musim 2008/2009, nomor 17 di gunakan oleh Tommy Adityo Murti

Sedangkan di tahun 1994-1995, pemain yang menggunakan jersey 17 adalah M Jadit yang berposisi gelandang. Di musim tersebut, dia lebuih akrab dengan bench pemain jadangan. Walau begitu dia ikut adil di skuad Persis saat menjadi juara Divisi II Nasional tahun 1994, hingga runnerup turnamen Piala Proklamasi 1994 yang digelar di Semarang. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia