Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sragen

Potensi Kembangkan Industri Gelatin Halal

06 Juli 2019, 19: 33: 18 WIB | editor : Perdana

BERI PAPARAN: Pendamping kawasan sains teknologi (KST) Kementerian Riset Teknologi memaparkan hasil riset peternakan di Sragen.

BERI PAPARAN: Pendamping kawasan sains teknologi (KST) Kementerian Riset Teknologi memaparkan hasil riset peternakan di Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Sragen dinilai punya potensi besar dalam mengembangkan peternakan sapi. Bahkan jika dilihat lebih jeli, Sragen bisa menjadi produsen gelatin. Namun butuh proses dan waktu untuk mewujudkan pengembangan tersebut.

Pendamping Kawasan Sains Teknologi (KST) Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Tatang Ahmad Taufik menyampaikan, kandang sapi komunal yang ada di Dukuh Kliro, Desa Dawung, Kecamatan Sambirejo punya potensi besar untuk dikembangkan. Pada 2018 lalu, kandang sapi komunal tersebut sudah dilakukan renovasi. Untuk itu, perlu ditindaklanjuti pemanfaatan potensinya.

”Saya sudah lihat sapi Sragen bagus dan sehat. Kita berfikir tidak hanya dijual bentuk daging dan susu. kembangkan untuk produksi gelatin,” tuturnya dalam pendampingan KST tahap II di Tehnopark Sragen kemarin, (5/7).

Dijelaskan, saat ini gelatin bisa dikembangkan dari sapi untuk menggantikan bahan dari babi. Tidak dipungkiri, sebagian besar gelatin diproduksi dari babi.

”Tidak bisa sehari dua hari, butuh proses. Ini tantangan besar, tapi juga peluang besar. Peluang Sragen menjadi produsen gelatin halal,” terangnya.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sarwaka menyampaikan, teknopark Ghanesa Sukowati Sragen diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2009. Pada awal berjalan kurang begitu optimal, hingga akhirnya pada 2015 mulai dibantu Kemenristekdikti. Termasuk ditambah di Klero Sambirejo untuk peternakan sapi.

”Program KST tahap pertama difokuskan pada klaster industri sapi Sragen dan klaster Beras Organik. Harapan kami teknopark di bawah menristekdikti bisa menggali potensi Sragen. Dapat meningkatkan nilai ekonomi di masyarakat,” ujarnya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia