Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

SMA Negeri di Klaten Masih Kekurangan 200 Murid

07 Juli 2019, 21: 11: 29 WIB | editor : Perdana

Ketua MKKS SMA Klaten Kawit Sudiyono

Ketua MKKS SMA Klaten Kawit Sudiyono

Share this      

KLATEN - Kabar gembira bagi calon peserta didik baru yang gagal mendaftar di SMAN pada masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) lalu. Sebab, hingga PPDB online ditutup pada 5 Juli tengah malam, masih ada 200 kursi di SMAN di Klaten masih kosong.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Klaten Kawit Sudiyono mengatakan, pada PPDB tahun ajaran ini disediakan kuota sekitar 5.200 kursi di 15 SMAN Klaten. Namun jelang penutupan pendaftaran, kuota itu belum tetpenuhi.

“Sekolah yang masih kekurangan, di antaranya SMAN 1 Wedi dan SMAN 1 Bayat. Tapi, saat itu datanya masih terus bergerak sehingga belum melihat setelah resmi ditutup,” jelas Kawit.

Ada sejumlah faktor yang membuat PPDB SMAN tahun ini tak bisa penuhi kuota. Salah satunya, kata Kawit, munculnya ketertarikan calon peserta didik baru untuk mempelajari berbagai bidang lain. Sehingga mereka memilih bersekolah di SMK. Selain itu, ada juga yang mengalihkan pilihan sekolah ke boarding school serta ikut perpindahan tugas orang tua. 

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Wedi Nur Cahyo Budi Jatmiko membenarkan jika sekolahnya kekurangan 32 murid dari kuota 286 kursi yang disediakan. Meski demikian, ia tetap berpegang teguh pada aturan PPDB kali ini.

“Berapa pun yang kita peroleh, ya sudah itu. Kita juga memberikan kesempatan untuk sekolah-sekolah lain, seperti swasta. Jadi kita tidak perlu memaksakan diri,” jelasnya. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia