Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Enam Desa di Giritontro Terdampak Kekeringan 

09 Juli 2019, 15: 46: 49 WIB | editor : Perdana

SISA MUSIM HUJAN: Debit air di embung kawasan Wonogiri selatan mulai menyusut.

SISA MUSIM HUJAN: Debit air di embung kawasan Wonogiri selatan mulai menyusut. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Dampak kekeringan dirasakan enam dari tujuh desa/kelurahan di Kecamatan Giritontro. Pemkab menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk mengebor sumur dalam.  Namun, beberapa kali dilakukan selalu gagal.

Desa yang mengalami krisis air bersih antara lain Desa Tlogoharjo, Tlogosari, Bayemharjo, Jatirejo dan Ngargoharjo. Sedangkan di Desa Pucanganom, warga masih memiliki cukup banyak sumber mata air aktif.

Camat Giritontro Fredy Sasono mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga membelinya. "Satu tangki paling murah Rp 120 ribu, paling mahal Rp 150 ribu. Satu KK (kepala keluarga, Red) asumsi empat orang, (beli air satu kali, Red) itu cukup untuk satu bulan. Bisa untuk MCK, masak. Kalau untuk ternak juga tidak cukup," urainya, Senin (8/7).

Fredy mengakui, beberapa kali upaya pencarian sumber mata air dengan cara pengeboran selalu gagal. Sejak lima tahun terakhir, anggaran yang dihabiskan untuk mengebor mencapai miliaran rupiah.

"Saya belum menjumlah totalnya dan lokasinya (pengeboran). Tapi lima tahun terakhir sudah habis miliaran," ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, tahun ini, jumlah desa terdampak kekeringan di Giritontro meningkat. Yakni dari lima desa menjadi enam desa.

Pada 2018, desa terdampak kekeringan yakni Tlogoharjo, Tlogosari, Bayemharjo, Jatirejo dan Ngargoharjo. Sedangkan 2019 ditambah Pucanganom. 

Sedangkan jumlah jiwa terdampak kemarau pada 2018 sebanyak 10.653 jiwa, dan pada 2019 10.673 jiwa. Tahun ini, pemkab mendapatkan bantuan pembangunan empat embung dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Dinas Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah.

Rinciannya, tiga embung di Giritontro yakni Embung Pringkuku di Desa Ngargoharjo, Embung Turi Sundang di Desa Tlogoharjo, Embung Gunung Bromo, Kelurahan Bayemharjo. Selanjutnya satu embung di Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia