Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

PPDB SMP Diperpanjang, Dibuka di Sembilan Sekolah Perbatasan

09 Juli 2019, 16: 31: 44 WIB | editor : Perdana

SIBUK: Daftar ulang PPDB di SMPN 2 Prambanan,. 

SIBUK: Daftar ulang PPDB di SMPN 2 Prambanan,.  (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Pelaksanaan pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP di Kabupaten Klaten diperpanjang. Menyasar sembilan sekolahan di kawasan perbatasan. Perpanjangan pendaftaran masih dibuka hingga hari ini. Bersamaan dengan tahapan daftar ulang bagi calon siswa baru yang sudah diterima. 

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten Lasa menjelaskan, perpanjangan dilakukan secara offline. Tujuannya Agar daya tampung masing-masing SMP di kawasan perbatasan dapat terpenuhi.

”Hari ini (kemarin) sudah masuk tahapan daftar ulang. Tetapi khusus untuk SMP perbatasan, masih dilakukan perpanjangan pendaftaran PPDB. Tanpa dikenakan zonasi sama sekali,” jelas Lasa, kemarin (8/7).

Sekolah yang masih membuka pendaftaran PPDB offline, yakni SMPN 2 Prambanan, SMPN 3 Karanganom, SMPN 3 Manisrenggo, dan SMPN 3 Jatinom. Serta SMPN 3 Tulung, SMPN 3 Cawas, SMPN 2 Bayat, SMPN 3 Gantiwarno, dan SMPN 2 Polanharjo.

Di antara sekolah-sekolah tersebut, yang sudah memenuhi daya tampung yakni SMPN 3 Jatinom. Terpenuhi kuota 160 siswa baru. Terbagi dalam lima rombongan belajar (rombel). Kuota di SMPN 3 Tulung juga terpenuhi sebanyak 160 siswa.

”Masih kami lakukan perpanjangan pendaftaran PPDB agar fasilitas milik negara dapat dioptimalkan secara maksimal. Kalau tidak digunakan, fasilitas yang ada malah cepat rusak. Ini upaya kami mendukung sembilan tahun wajib belajar,” paparnya.

Kekurangan paling banyak siswa terjadi di SMPN 3 Karanganom. Baru 26 calon siswa baru yang diterima. Padahal daya tampungnya mencapai 128 siswa. Kekhawatiran kekurangan siswa sempat rirasakan SMPN 2 Prambanan. Baru 104 siswa mendaftar ulang di sekolah yang berbatasan dengan Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) ini. Padahal daya tampungnya mencapai 160 siswa.

”Sekolah di kawasan perbatasan yang mendaftar ikut terdongkrak karena didukung program dari pemkab. Yakni adanya program seragam, sepatu, tas, dan alat tulis gratis,” bebernya.

Ketua Panitia PPDB SMPN 2 Prambanan Ambarwati Wilujeng mengakui sekolahnya kekurangan 56 siswa. ”Kami buka perpanjangan pendaftaran PPDB agar kuota terpenuhi. Kami sudah memasang spanduk informasi. Termasuk informasi di grup-grup aplikasi chat,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Prambanan Kurnia Catur Sari menambahkan, pihak sekolah terus berupaya menarik minat calon siswa baru. Salah satunya melalui sosialisasi ke sejumlah SD di Kabupaten Klaten dan Sleman. Termasuk memperkenalkan berbagai keunggulan nonakademis seperti ekstrakulikuler tari.

”Jumlah siswa baru yang mendaftar di sekolah kami mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu hanya ada 76 siswa baru,” terangnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia