Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Bursa Bakal Calon Bupati Mulai Panas, Muncul Nama Bos Bukalapak 

09 Juli 2019, 21: 28: 33 WIB | editor : Perdana

Achmad Zaky

Achmad Zaky

Share this      

SRAGEN - Kendati pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen masih satu tahun lagi, namun bursa pencalonan sudah mulai ramai. Sejumlah nama digadang-gadang bakal diusung menjadi bakal calon (balon). Termasuk bos Bukalapak Achmad Zaky.

Dari sejumlah poling yang digelar elemen masyarakat di media sosial (medsos), banyak nama yang mulai diperbincangkan. Baik itu dari kalangan politisi, birokrat, pengusaha, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tentu saja termasuk nama petahana Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati Dedy Endriyatno.

Selain itu, muncul nama Sekda Sragen Tatag Prabawanto dari birokrasi. Kemudian, dari politisi ada Budiono Rahmadi, Mukafi Fadli, Fathurrohman, Bambang Widjo Purwanto, Pujono Elli Bayu Effendi, dan Bambang Samekto. 

Masih berdasarkan poling lewat media sosial, sejumlah tokoh agama ikut terjaring. Seperti Muhammad Fadlan, Ma’ruf Islamudin, Ahmad Riyadh, dan Agus Budiarto. Sementara dari kalangan pengusaha, ada Mulyono, Tri Agus Bayuseno, Sukiman, dan Dodok Sartono. Bahkan, pendiri Bukalapak yang juga asli Sragen Achmad Zaky juga ikut disebut.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Fadlan menyampaikan, jika para kandidat bakal calon itu benar-benar serius, saat ini sudah harus mulai menyosialisasikan diri. Nama-nama yang disebut dalam poling, dinilai dia, masing-masing memiliki kapabilitas dan integritas.

”Poling-poling itu setidaknya secara tidak langsung memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Tapi, juga mungkin dibuat pihak tertentu untuk menggiring opini masyarakat,” terang Fadlan kepada Jawa Pos Radar Solo Selasa (9/7).

Untuk itu, lanjut dia, tak menutup kemungkinan jika ada nama-nama lain di luar poling. Mereka pun seharusnya juga mulai menampakkan diri di tengah-tengah masyarakat. Apalagi, waktu yang tinggal satu tahun jelang pilkada mesti dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi bakal calon. 

Sebelumnya, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati sempat menyinggung isu-isu terkait pilkada 2020. Dia menyadari, banyak pertanyaan soal kemungkinan dirinya akan mencalonkan diri lagi. Serta sosok yang akan dipilih menjadi pasangannya jika mencalonkan lagi.

Terkait hal itu, Yuni menyatakan, saat ini dia dan wabup lebih berkomitmen untuk fokus pada penyelenggaraan pembangunan sampai akhir masa jabatan. ”Saya sedang mengejar dua tahun ini agar visi-misi terwujud, sehingga kami meninggali yang baik untuk Sragen,” ujarnya.

Demikian juga dengan Wabup Dedy Endriyatno. Dia mengatakan, sudah sejak beberapa hari lalu mengetahui adanya poling soal pilkada. Namun Dedy menegaskan, tidak memikirkan hal itu dan komitmen dengan pekerjaannya. 

”Sah saja ada poling seperti itu. Tapi, saya tidak tahu siapa yang membuat poling itu,” tutur Dedy. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia