Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

2020, Bakal Bangun Mal untuk Pelayanan Publik

10 Juli 2019, 18: 27: 24 WIB | editor : Perdana

SERIUS: Pemkab berkoordinasi untuk segera mewujudkan MPP

SERIUS: Pemkab berkoordinasi untuk segera mewujudkan MPP (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Pemkab berencana membangun mal tahun depan. Namun, mal ini bukan mal-mal pada umumnya seperti di kota-kota besar. Melainkan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen Tugiyono mengaku optimistis MPP dapat terwujud pada 2020. Lahan yang dinilai representatif untuk lokasi MPP yakni di kawasan Technopark. 

”Semoga Agustus 2020 sudah resmi kita punya MPP,” terang Tugiyono kepada wartawan Selasa (9/7).

MPP bakal menggelar lapak untuk pelayanan instansi, mulai di lingkungan pemkab, provinsi, pusat, sampai swasta. Selain itu, ada lapak bagi instansi lintas sektoral yang banyak dibutuhkan masyarakat. Seperti sejumlah pelayanan di kepolisian dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan, pemkab juga akan menggandeng UMKM untuk ikut memamerkan produknya.

”Kami tengah koordinasi dengan pusat, daerah, BUMD, BUMN, sampai swasta terkait apa saja yang akan diintegrasikan,” papar Tugiyono.

Ditambahkan dia, keberadaan MPP akan memberi kemudahan, kecepatan, keterjangakauan, serta kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam mengurus segala keperluan. Selain itu, juga memberi kemudahan untuk kebutuhan usaha investor dalam pelayanan perizinan permodalan.

”Sebenarnya ide awalnya ini dari kita, Pemkab Sragen. Yakni pelayanan satu atap. Namun, yang merealisasikan lebih dulu justru kabupaten lain,” terangnya.

Seperti diketahui, saat ini sudah ada 14 MPP yang beroperasi di Indonesia. Di Jawa Tengah, salah satu yang terbaik berada di Kabupaten Banyumas.

Sementara itu, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, Sragen memasang target bisa membangun MPP secepatnya. ”Kemarin kami sempat disentil pemerintah pusat. Sebagai salah satu pelopor pelayanan satu atap mestinya Sragen terdepan dalam mewujudkan mal pelayanan publik. Maka dari itu, secepatnya akan kami bangun,” ujarnya.

 Yuni menjelaskan, pemkab sudah menyiapkan lahannya. Minimal gedung yang dibutuhkan berdiri di atas tanah seluas 3.000 meter persegi. ”Kita lagi bicarakan dengan kepolisian. Ini banyak yang kita kerjakan, mencakup luas wilayah kantor yang akan dibangun. Kita juga harus siapkan zona parkir,” tandas Yuni. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia