Jumat, 06 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Unisri Ciptakan Lulusan Berdaya Saing Tinggi

11 Juli 2019, 13: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Unisri Ciptakan Lulusan Berdaya Saing Tinggi

SOLO – Menciptakan lulusan yang inovatif, kreatif, dan berdaya saing tinggi di era global menjadi fokus Universitas Slamet Riyadi (Unisri). Untuk itu, sejak 2010, Unisri intens mengimplementasikan sistem penjamin mutu internal (SPMI).

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unisri Dr. Rispantyo, M.Si menuturkan, SPMI merupakan kunci utama mengelola Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk mencapai standar nasional perguruan tinggi, bahkan melampaui standar tersebut. 

”Nanti akan dijabarkan melalui pendidikan, penelitian, dan juga pengabdian pada masyarakat. Sehingga dengan SPMI ini, Unisri berkomitmen melakukan penjaminan mutu. Baik itu di bidang akademik dan nonakademik secara berkelanjutan,” lanjut Rispantyo.

Dibidang akademik, Unisri memberlakukan kurikilum secara fleksibel. Namun bukan berarti berkonotasi bisa berubah-ubah. Tetapi bagaimana dalam proses belajar mengajar bisa menghasilkan lulusan yang inovatif, kreatif, dan kompetitif. ”Kurikulum kami susun berorientasi pada relevansi pendidikan dengan tuntutan dunia kerja. Tanpa meninggalkan aspek-aspek humanities dan cinta tanah air,” paparnya.

Tidak hanya kurikulum, pendidik juga menjadi perhatian. Karena dosen sebagai aktor utama pembentukan lulusan tersebut. ”Kami senantiasa meng-upgrade ilmu mereka. Terutama dalam metode-metode pembelajaran di era revoluasi industri 4.0. Sehingga bisa meluluskan mahasiswa sesuai harapan awal,” bebernya.

Mewujudkan hal tersebut tidak mudah. Namun Unisri senatiasa membekali lulusan untuk dapat menuju ke arah sesuai dengan harapan. Untuk penelitian dan pengabdian, universitas mendorong munculnya tema-tema penelitian yang inovatif.

”Kami terapkan konsep pembelajaran yang terintegrasi dengan penelitian dan pengabdian. Sehingga dalam prosesnya nanti, penelitian pengabdian ini digunakan sebagai bahan pembelajaran,” urainya.

Sedangkan untuk kebutuan esksternal, diharapkan hasil yang telah ditempuh dosen dan mahasiswa berguna bagi kesejahteraan masyarakat. Sebab Unisri berkomitmen membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. ”Termasuk berkontribusi mensejahterakan kehidupan bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan di bidang akademik. Unisri mengutamakan implementasi sistem penjaminan mutu internal. Darei sini akan berimbas pada peningkatan kualitas di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat,” ujarnya.

Disinggung keadaan riil di lapangan, kebijakan ini masih akan terus berjalan sampai 2026 mendatang. Hingga saat ini, sekitar 60 persen indikator sudah tercapai. Salah satunya status akreditasi intitusi maupun program studi. ”Kami punya 17 program studi. Seluruhnya terakreditasi BAN-PT. Saat ini kami sedang mempersiapkan diri mendapatkan status akreditasi tingkat ASEAN,” paparnya.

Unisri juga menyiapkan proses pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program magang. Tidak hanya di dalam negeri, tapu juga sampai luar negri. Mahasiswa Unisri sudah ada yang magang di Jepang, Thailand, Belanda, dan Malaysia.

Awal November, akan ada peserta didik yang melaksanakan kuliah kerja lapangan (KKL) di Negeri Jiran Malaysia dan Singapura. (atn/fer)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia