Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Anak Terbelakang Mental Tenggelam di Sungai

11 Juli 2019, 16: 31: 43 WIB | editor : Perdana

JADI PELAJARAN BERSAMA: kondisi korban usai tenggelam

JADI PELAJARAN BERSAMA: kondisi korban usai tenggelam (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Seorang anak yang mengalami keterbelakangan mental dikabarkan tenggelam di aliran sungai Kampungg Teguh Jajar RT 08/02 Kelurahan Plumbungan Karangmalang Rabu (10/7). Korban tidak tertolong akhirnya meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, identitas korban diketahui Arasi Isrok Malika, 17. Korban pelajar SLB warga Perum Margo Asri RT 33/09 Desa Puro, Karangmalang. Dia tinggal di Teguh jajar Rt. 08/02 Kelurahan Plumbungan. Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 13.00 dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Awal mula korban bersama orang tuanya di dalam rumah. Ayah korban Indro Susanto, 57 keluar rumah meninggalkan korban dan ibu korban Sri Rahayu, 54 membeli makanan. Selang beberapa saat kemudian ayah korban pulang ke rumah dan mencari korban tetapi tidak ada di rumah.

Lantas beberapa waktu kemudian ibu korban berteriak teriak minta tolong mendapati korban sudah tenggelam dan mengapung di aliran sungai. Tepatnya di barat rumah korban sekitar 300 meter. Mendengar teriakan, warga datang dan langsung menolong korban. Sayang nyawanya tidak tertolong.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Karangmalang. Kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan identifikasi bersama Puskesmas Karangmalang. ”Korban dinyatakan meninggal dunia dan setelah dilakukan pemeriksaan luar tidak ada tanda tanda penganiayaan di tubuh korban,” terangnya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia