Minggu, 17 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Proyek Nasional Waduk Pidekso, Ratusan Bidang Tanah Belum Diganti Rugi

11 Juli 2019, 20: 08: 02 WIB | editor : Perdana

Pengerjaan Proyek Nasional Waduk Pidekso di Kecamatan Giriwoyo

Pengerjaan Proyek Nasional Waduk Pidekso di Kecamatan Giriwoyo

Share this      

WONOGIRI - Proyek Nasional Waduk Pidekso di Kecamatan Giriwoyo sudah berjalan lebih dari setahun. Namun, masih menyisakan banyak persoalan ganti rugi.

Camat Giriwoyo Sariman mengatakan, proses ganti rugi pembangunan Waduk Pidekso hingga kini belum beres. Dari 1.635 bidang tanah, baru selesai 86,5 persen atau 1.357 bidang dan 49 magersari.

"Sebab, masih banyak bidang tanah yang sampai saat ini belum selesai urusan administrasinya atau belum jelas status kepemilikannya," kata Sariman Kamis (11/7). 

Jika ditotal, ganti rugi yang belum terbayarkan yakni 77 bidang tanah masyarakat, 104 bidang tanah kas desa, tujuh fasilitas umum, lima bidang tanah wakaf. Kemudian, 78 bidang tanah timbul dan enam bidang tanah penundaan.

"Banyak permasalahannya. Namanya juga orang banyak. Keinginannya macam-macam," kata Sariman.

Lebih lanjut diterangkan dia, untuk bidang tanah milik masyarakat masih terjadi beberapa persoalan. Di antaranya masih dalam sengketa keluarga, proses pengadilan negeri, belum validasi BPN, dan lain sebagainya.

Kemudian, untuk tanah kas desa (TKD), masih menunggu persetujuan gubernur Jawa Tengah atas proses pengalihan status/pelepasan hak TKD. "Tanah pengganti sudah ada, tinggal menunggu persetujuan gubernur," katanya. 

Sariman menegaskan, untuk ganti rugi 77 bidang tanah masyarakat ditargetkan selesai September 2019. Untuk yang masih berperkara di pengadilan, belum diketahui waktu selesainya. Begitu pula terkait persetujuan TKD dari gubernur dan penyelesaian tanah wakaf, juga tidak ditarget waktu. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia