Rabu, 24 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Lapor Polisi, 40 Driver Ojol di Klaten Jadi Korban Order Fiktif

11 Juli 2019, 20: 12: 21 WIB | editor : Perdana

Lapor Polisi, 40 Driver Ojol di Klaten Jadi Korban Order Fiktif

KLATEN - Sejumlah driver atau pengemudi ojek online (ojol) di Klaten dibuat resah dengan maraknya orderan fiktif beberapa pekan ini. Lantaran merasa dirugikan, mereka membuat laporan ke Polres Klaten Kamis (11/7).

Sejumlah korban yang melapor merupakan pengemudi Gojek dan Grab. Berdasarkan informasi mereka, pemesanan fiktif itu mulai muncul sejak awal bulan puasa hingga saat ini. Ada sekitar 40 pengemudi ojol yang menjadi korban orderan fiktif tersebut.

”Hari ini kita memang melaporkan kepada polisi. Sudah ada satu driver yang diperiksa polisi untuk menceritakan kronologinya. Kita tunggu dulu hasilnya seperti apa,” jelas salah satu pengemudi ojol di Klaten Jackal Zaglul Ahmad.

Lebih lanjut Jackal menceritakan, bentuk orderan fiktif itu berupa pemesanan makanan oleh seseorang untuk diantarkan ke alamat tertentu. Namun saat makanan sudah tiba di alamat yang disebut pemesan, pemilik rumah merasa tidak melakukan pemesanan. Alhasil pengemudi ojol harus menerima kerugian.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari korban orderan fiktif, alamat yang dituju untuk mengantarkan pemesanan selalu sama. Yakni, sebuah rumah yang berada di Desa Beji, Kecamatan Pedan. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Dicky Hermansyah menuturkan, pihaknya segera mengumpulkan keterangan dari para korban maupun saksi guna penyelidikan lebih lanjut. Terkai pasal yang akan diterapkan bisa mengarah pada penipan dan tindak pidana ringan. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia