Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Finansialku.com Ajarkan Literasi Keuangan via Aplikasi

13 Juli 2019, 17: 00: 59 WIB | editor : Perdana

ANTUSIAS: Roadshow Finansialku.com di Solo Bistro, Kamis (11/7).

ANTUSIAS: Roadshow Finansialku.com di Solo Bistro, Kamis (11/7). (SERAFICA GISCHA P/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Literasi keuangan di Indonesia dinilai masih cukup rendah. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2019, tingkat literasi keuangan di Jawa Tengah baru sekitar 33,5 persen. Meningkatkannya, dihadirkan aplikasi Finansialku.com.

Business Development Executive Finansialku.com Yoga Rahman Pradipta mengatakan, aplikasi ini membantu masyarakat dalam mencatat keuangan, membuat anggaran, merencanakan keuangan, mengelola, investasi, dan membuat laporan keuangan. Satu-satunya perusahaan perencanaan keuangan yang memiliki portal edukasi, serta bisa digunakan untuk individu maupun keluarga.

”Aplikasi ini tidak hanya untuk mengatur keuangan saja. Banyak fungsi yang digunakan, sehingga masyarakat bisa mencapai tujuan keuangannya. Bahkan di Finansialku.com, nasabah atau pengguna bisa melakukan live chat dengan konsultan kami,” jelas Yoga, Kamis (11/7).

Konsultan di Finansialku.com sudah tersertifikasi CFP. Sehingga permasalahan keuangan apapun bisa dikonsultasikan. Dan yang paling memberdakan, fitur live chat tersebut dengan orang. Bukan sistem atau robot untuk menjawab semua permasalahan keuangan yang dialami. Yoga percaya, salah satu cara mencapai kesejahteraan keuangan adalah dengan meningkatkan financial literacy. Meningkatnya financial literacy, masyarakat bisa mengelola keuangan mereka sendiri. Berdampak pada performa kerja yang lebih produktif.

Mengenalkan aplikasi ini, Finansialku.com menggelar roadshow di berbagai kota, termasuk Kota Solo. Berlangsung di Solo Bistro, Kamis (11/7). Diikuti 90 peserta. Acara ini menggandeng sejumlah narasumber untuk memberikan edukasi mengenai tujuan keuangan dan investasi di era digital.

”Dengan ini kami membantu masyarakat mengelola keuangan dengan mudah. Di era digital seperti ini, kita harus semakin terbuka dan butuh kehati-hatian. Literasi dan edukasi keuangan untuk individu dan keluarga di Indonesia adalah tujuan kami. Selain sosialisasi, workshop juga terus kami lakukan,” bebernya. (rls/gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia