Selasa, 20 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Posisi Persis Solo Tidak Aman, Evaluasi Total Bisa Dilakukan

13 Juli 2019, 14: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Posisi Persis Solo Tidak Aman, Evaluasi Total Bisa Dilakukan

MADIUN – Persis Solo dalam posisi tidak aman. Laskar Sambernyawa ada di posisi juru kunci Grup Timur di Liga 2 2019. Predikat sebagai satu dari tiga klub Liga 2 yang hingga saat ini belum merasakan kemenangan, tentu bukan status yang mengenakan untuk dijabat. Selain Persis, nasib yang sama juga dirasakan oleh PSGC Ciamis dan PSPS Riau.

Hasil sekali kalah atas Persiba Balikpapan (0-3), dan dua kali seri kontra Mitra Kukar (0-0) dan Persik Kediri (1-1) membuat manajemen pusat Persis Solo gundah gulana.

”Lihat hasil saat ini, tentu sangat mengecewakan. Dari sisi kualitas pemain, sejatinya pemain kita itu berkelas semua. Mungkin karena permainan indah belum terlihat di lapangan, dan masih perlu waktu untuk menebalkan lagi chemistry antarpemain. Saya harap ada perkembangan positif di laga berikutnya,” terang Sekjen Persis Solo, Dedy M Lawe kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Dia mengakui akan ada rapat besar usai laga Persis kontra Martapura FC di Stadion Wilis Madiun. Manajemen berharap kemenangan perdana bisa terjadi di laga ini. ”Kami akan evaluasi semua pihak. Mulai dari manajemen, pemain, dan tentunya tim kepelatihan. Kita tentu ingin kembali ada di posisi terbaik kita. Mumpung kompetisi masih panjang, tentu kami harap tim bisa segera bangkit,” harapnya

Martapura FC tercatat sebagai klub yang belum merasakan kekalahan di tiga laga awal musim ini. Jika dilihat dari rapor pertemuan kedua tim, ternyata Martapura FC lebih unggul. Dalam 8 tahun terakhir, kedua tim bertemu lima kali di lapangan.

Persis sempat menang 3-0 atas tim ini di laga uji coba pramusim 2011 silam. Sayangnya di uji coba pramusim 2014 di Manahan, Martapura FC sukses menang 2-1 atas Persis. di Kompetisi resmi Divisi Utama 2014, Persis di kandang ditahan seri 1-1, sedangkan di kandang lawan kalah tipis 0-1.

Pertemuan terakhir dengan Martapura FC terjadi di babak 8 besar Liga 2 2017, sayangnya kala itu Persis kalah tipis 0-1 di Stadion Patriot Bekasi.

”Saya tetap yakin kemenangan bisa diraih. Saya optimistis coach AY (Agus Yuwono) sudah belajar dari beberapa hasil minor kemarin, dan akan mengevaluasi semua sisi,” tuturnya.

Dilain sisi, setelah paska laga uji coba kontra Persik (6/6) lalu, ada dua pemain yang mengalami sedikit cedera. Dwi Cahyono cedera pada bagian perut, karena terkena lutut salah seorang pemain Persik. Sedangkan bek Wahyu Kristanto cedera lebam pada kaki, karena terinjak pemain Persik.

Sebelum laga kontra Persik ada beberapa pemain yang absen karena cedera. Mulai dari Vandy Prayogo yang cedera pada otot pantat (gluteus ) dan terkena hamstring. Sedangkan Slamet Budiono cedera otot pangkal paha, dan Ugiek Sugiyanto cedera pada bagian otot adduktor. Beberapa pemain kondisinya sudah membaik, walaupun belum ada kepastian apakah akan diberi kepercayaan kembali jadi starter atau tidak kontra Martapura FC nanti. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia