Rabu, 11 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pelaku Tabrak Lari Masih Sembunyi, Polisi Terus Lakukan Perburuan

14 Juli 2019, 15: 15: 59 WIB | editor : Perdana

LENGKAPI BUKTI: Anggota Satlantas Polresta Surakarta periksa rekaman kamera pemantau yang tersebar di sejumlah titik.

LENGKAPI BUKTI: Anggota Satlantas Polresta Surakarta periksa rekaman kamera pemantau yang tersebar di sejumlah titik. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sudah 13 hari kasus tabrak lari di Overpass Manahan terjadi. Namun, si pengemudi mobil MPV warna silver tak kunjung menyerahkan diri. 

Untuk mengungatkan identitas pemilik mobil, Satlantas Polresta Surakarta telah memeriksa 12 rekaman kamera pemantau milik Dinas Perhubungan (Dishub) Surakrata dan lokasi usaha maupun rumah warga di sekitar simpang empat Gendengan hingga Tugu Makutho.

Kasat Lantas Polresta Surakarta Kompol Busroni mengatakan, rekaman closed circuit television (CCTV) itu guna mencocokan data polisi dengan keterangan saksi lalu diserahkan ke Satreskrim untuk dilakukan proses identifikasi. 

“Pelaku (tabrak lari, Red) mengendarai mobil Toyota Yaris keluaran antara tahun 2011 sampai 2012. Informasi dari masyarakat terkait keberadaan pelaku terus mengalir, terutama melalui medsos. Sekecil apa pun informasi sangat berguna mengungkap kasus ini,” bebernya kemarin (13/7).

Busroni menegaskan, belum ada iktikad baik dari pelaku untuk menyerahkan diri. Sebab itu, polisi mengintensifkan perburuan.

Kasus tabrak lari tersebut terjadi Senin dini hari (1/7) dan menyebabkan pengendara Honda Supra X125 Retnoning,54, warga Selembaran RT 03 RW 03 Kelurahan/Kecamatan Serengan, Kota Solo meninggal dunia.

Saat kejadian, Retnoning melaju dari arah Jalan Adi Sucipto, sedangkan mobil dari Jalan Dr. Moewardi. Sebelum tabrakan, mobil menyalip dua sepeda motor dengan mengambil lajur korban hingga terjadi kecelakaan. Bukannya bertanggung jawab, pengendara mobil kabur ke arah Jalan Adi Sucipto. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia