Sabtu, 21 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Pasoepati dan Surakartans Kembali Kena PHP

14 Juli 2019, 10: 35: 59 WIB | editor : Perdana

Pasoepati dan Surakartans Kembali Kena PHP

PERGANTIAN manajer kembali terjadi. Nama Catur Prasetya dinonaktifkan dua hari sebelum laga Persis Solo melawan Martapura FC di Stadion Wilis Madiun sore ini.

Dedi M Lawe selaku sekjen Persis mengungkapkan Catur akan kembali ke tugas lamanya di Surabaya, yang akan mengelola salah satu perusahaan milik owner Persis, yakni Sigid Haryo Wibisono. 

Banyak pihak yang mengkaitkan, didepaknya Catur dari jajaran manajemen karena hasil buruk Persis di tiga laga sebelumnya

“Saya belum sebulan di sini (tim Persis Solo), beriktikad baik ingin mengurai benang kusut yang ada di tim Persis Solo. Salah satu keinginan menyatukan manajemen dengan suporter, yang selama ini perang urat syaraf. Di tengah upaya koordinasi dan komunikasi dengan elemen suporter Solo, saya sudah diberhentikan Dedy Lawe lewat telepon. Sesuai janji saya, rencana Jumat (12/7) saya bertemu elemen suporter di Solo,” terang Catur.

Seperti yang diketahui sebelumnya, usia laga melawan Persik Kediri di Stadion Wilis Madiun 6 Juli lalu. Suporter asal Solo yang hadir sedikit berdemo, dan meminta Catur Prasetya untuk berhenti dari jabatnya. Catur sendiri akhirnya sempat berbicara dengan dua perwakilan suporter dan berjanji sebelum laga melawan Martapura FC (14/7) akan diadakan pertemuan di Solo.

Tapi nyatanya hal tersebut batal terjadi. karena Catur per-Kamis (11/7) lalu sudah tak menjabat lagi sebagai manajer.

”Saya sebenarnya sudah beriktikad baik untuk menyatukan persepakbolaan Solo, dengan merajut hubungan antara manajemen dan suporter, serta membuka keran komunikasi,” tuturnya.

Dedy sendiri mengungkapkan selain akan mengumumkan calon manajer Selasa mendatang, di waktu yang hampir bersamaan juga direncanakan akan ada pertemuan dengan suporter.

”Kalau pak Dedy bilang sudah berkomunikasi dengan saya secara langsung, itu tidak benar. Kalau mau mengadakan pertemuan dengan hanya bersama pimpinan komunitas Pasoepati maupun Surakartans, seperti hanya ngopi bersama, buat apa. Kita maunya digelar di forum umum terbuka. Kalau bisa ya dihadiri owner juga,” harap Presiden DPP Pasoepati, Aulia Haryo. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia