Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo
Pascaviral Tabrak Lari Maut

Dishub Masih Kaji Teknis Penambahan Rambu di Flyover Mahanan

14 Juli 2019, 22: 22: 50 WIB | editor : Perdana

Dishub bakal menambahkan rambu di flyover Manahan

Dishub bakal menambahkan rambu di flyover Manahan

Share this      

SOLO – Peristiwa tabrak lari hingga memakan korban jiwa di flyover Manahan pada Senin (1/7) lalu, jadi preseden buruk bagi lalu lintas di Solo. Apalagi, keberadaan flyover Solo tergolong masih baru dan digadang-gadang bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Tak ingin peristiwa tragis tabrak lari maut itu kembali terjadi, Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta mulai menyiapkan upaya antisipasi di kawasan flyover. Bentuknya nanti bisa berupa rambu lalu lintas tambahan hingga sosialisasi kepada pengguna jalan.

“Kami sangat menyesalkan pengemudi mobil yang tidak bertanggung jawab usai menabrak pengendara motor. Untuk mencegah hal itu, kami masih mengkaji teknis yang tepat, apakah dengan penambahan alat pengaman lalu lintas berupa rambu atau dengan sosialisasi,” tutur Kabid Lalu Lintas Dishub Surakarta Ari Wibowo.

Disinggung mengenai pemberian median jalan di tengah flyover, Ari mengaku, hal itu dinilai kurang tepat. Sebab, dengan menambah media jalan secara permanen, justru akan memakan jalan dan mempersempit ruang bagi kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. 

“Strategi yang akan diterapkan masih kami godok. Apakah nanti memberikan pita kejut, cermin pengaman, markah kuning, atau apapun supaya masyarakat lebih berhati-hati,” jelas Ari. 

Sementara itu, Kepala Dishub Surakarta Hari Prihatno mengatakan, pemberian markah jalan permanen bukan berada di atas flyover. Melainkan, di bagian bawah sebelum jalan naik flyover. Tepatnya di Jalan Adi Sucipto ke barat dan Jalan dr Moewardi ke selatan hingga pertigaan Kalitan. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia