Senin, 19 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Pemkab Sukoharjo Borong Penghargaan Bidang Lingkungan

15 Juli 2019, 14: 40: 43 WIB | editor : Perdana

MEMBANGGAKAN: Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menerima penghargaan Nirwasita Tantra bidang lingkungan dari Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

MEMBANGGAKAN: Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menerima penghargaan Nirwasita Tantra bidang lingkungan dari Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Kabupaten Sukoharjo terus menunjukkan prestasi di usianya yang ke-73. Berbagai penghargaan diraih baik di bidang ekonomi, lingkungan hidup dan lainnya. Beberapa di antaranya bahkan penghargaan tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan Wardoyo Wijaya dua periode ini, Kabupaten Sukoharjo berhasil menorehkan prestasi di bidang lingkungan hidup. Tiga kali meraih predikat Adipura, Nirwasita Tantra, Penghargaan Kalpataru, hingga sekolah Adiwiyata Nasional.

Sukoharjo memiliki 16 embung, satu waduk, satu bendungan dengan 70 daerah irigasi dan 34 sungai dengan sungai Bengawan Solo yang memiliki panjang 41,5 km. Pada 2018 memiliki jumlah penduduk 898.774 jiwa per kilometer persegi. Data ini diambil dari Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (IKPLHD) Sukoharjo.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2018 menunjukkan penggunaan lahan pada 2018 terdiri dari lahan non pertanian 19.652 hektare, sawah 20.460 hektare, lahan kering 4.150 hektare, perkebunan Negara 708 hektare, dan badan air seluas 49.10 hektare. Dari angka ini menunjukkan Kabupaten Sukoharjo masih bekomitmen dalam menjaga lingkungan hidup.

Sukoharjo juga terus berupaya memperbaiki kualitas air dengan menggalakkan berbagai program. Seperti pembuatan IPAL domestik komunal yang kini berjumlah 43. Sedangkan kualitas udara menunjukan parameter SO2, CO, NO2, dan O3 masih memenuhi baku mutu. Atau kualitas udara di Sukoharjo masih baik.

Tak ayal Sukoharjo berhasil memborong gelar di bidang lingkungan hidup. Seperti Adipura Kirana berturut-turut dari 2016 sampai 2019. Penghargaan ini menitikberatkan pada capaian pengelolaan sampah skala kota, tempat pembuangan akhir (TPA), taman atau ruang terbuka hijau (RTH) dan sekolah yang baik.

Selain itu juga memborong penghargaan Nirwasita Tantra dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar pada 2017. Berkat kemampuan pemkab menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan yang berguna untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup.

Penghargaan lainnya yakni Kalpataru Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Diterima bupati dua perode Wardoyo langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada 2018. Raihan ini berkat kerjasama masyarakat dengan pemerintah serta kegigihannya menjaga lingkungan hidup.

Ada pula upaya menggalakkan pelestarian lingkungan hidup sejak hulu. Lewat pembelajaran di sekolah-sekolah dengan banyaknya sekolah Adiwiyata Nasional di Sukoharjo. penghujung 2018 lalu ada dua sekolah berhasil menyabet predikat sekolah Adiwiyata tingkat Nasional. Yakni SMPN 1 Grogol dan MIN Jetis. (rgl/adi)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia