Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Tempel Stiker Khusus Keluarga Miskin

16 Juli 2019, 15: 39: 14 WIB | editor : Perdana

HARUS TEPAT SASARAN: Perbaikan salah satu rumah tidak layak huni di Desa Bendo, Sukodono.

HARUS TEPAT SASARAN: Perbaikan salah satu rumah tidak layak huni di Desa Bendo, Sukodono. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Pemkab Sragen berencana memasang rumah keluarga miskin dengan stiker yang memiliki barcode. Rencana pemasangan stiker yang terpampang di depan rumah diharapkan membantu distribusi bantuan pemerintah dapat tepat sasaran.

Wakil Bupati (Wabup) Dedy Endriyatno menyampaikan, pemasangan stiker keluarga miskin itu untuk mengikis mentalitas miskin. Seharusnya warga yang sudah tidak layak mendapat bantuan pemerintah tetapi masih saja nyaman menerima bantuan untuk rakyat miskin. Pihaknya menargetkan pemasangan stiker itu setelah menuntaskan APBD Perubahan 2019.

”Kebijakan ini diambil bukan dalam rangka ikut-ikutan dengan daerah lain yang sudah melakukannya, tapi agar pengentasan kemiskinan semakin fokus dan bantuan-bantuan dari pemerintah benar-benar diterima mereka yang berhak,” kata Dedy.

Koordinator Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Sragen ini tidak menampik fakta banyak mendapat keluhan dari para ketua RT, tokoh masyarakat dan keluarga miskin itu sendiri. Keluhan terkait keluarga miskin yang justru tidak mendapatkan bantuan. Sedang yang tidak masuk dalam keluarga miskin justu menerima bantuan. Sehingga bisa memperoleh bantuan yang seharusnya hanya untuk keluarga miskin.

Lantas dia menegaskan mentalitas jiwa miskin itulah yang harus dikikis.  Pihaknya menyayangkan bagi mereka masih nyaman menerima bantuan meskipun tidak berhak. Untuk itulah, maka pemasangan stiker untuk keluarga miskin akan dilakukan Pemkab Sragen.

”Sesungguhnya yang paling susah untuk diperangi adalah mental kemiskinannya. Di mana semangat agar bangkit dari keterpurukan dan kemiskinannya itu yang harus dihidupkan,” tandasnya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia