Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Tol Harus Dongkrak Ekonomi Kecamatan

16 Juli 2019, 16: 24: 01 WIB | editor : Perdana

TERDAMPAK: Jalan Manisrenggo yang diprediksi akan dilintasi Tol Solo-Jogja.

TERDAMPAK: Jalan Manisrenggo yang diprediksi akan dilintasi Tol Solo-Jogja. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Pemerintah Kecamatan Manisrenggo berharap dampak positif dari proyek strategis nasional (PSN) Tol Solo-Jogja. Sebab Jalan Manisrenggo diprediksi akan dilintasi tol. Tidak hanya sekadar lintasan semata, pemerintah kecamatan ingin perekonomian kawasan tersebut ikut tumbuh.

Camat Manisrenggo Wagiya mengaku bupati sudah meminta pengelolaan rest area yang kabarnya dibangun di kawasan ini. Harapannya, rest area ini dimanfaatkan warga Manisrenggo untuk kegiatan perekonomian. Sayangnya, sejauh ini belum ada koordinasi langsung dengan pemkab maupun pemerintah pusat. 

Sebagai catatan, tol diprediksi melintasi sejumlah desa di Manisrenggo. Di antaranya Desa Sukorini, Borangan, Tanjung Sari, dan Leses. Wagiya berharap pemerintah kecamatan ikut dilibatkan. ”Saya berharap pemkab maupun pusat tidak melupakan pemerintah kecamatan yang terimbas tol,” bebernya, kemarin (15/7).

Sudah ada perangkat desa yang menanyakan hal tersebut ke pihak kecamatan. Namun, Wagiya hanya bisa memberi imbauan. Agar tidak terpancing isu yang beredar sebelum ada kepastian. Karena bisa jadi tol tidak melintas di Manisrenggo. Bisa jadi, lokasi penetapan berubah sewaktu-waktu.

”Pemerintah pasti punya beberapa opsi. Masih memperhitungkan apakah proyek tol melintasi lahan persawahan atau rumah penduduk. Kalau melintasi pemukiman, maka akan menggeser segala sesuatunya,” ujarnya.

Kepala Desa Taskombang, Kecamatan Manisrenggo Aris Sumarno menyebut sekitar Oktober 2018, pernah didatang petugas survei Tol Solo-Jogja. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.

Aris menambahkan, Tol Solo-Jogja akan melintasi lahan persawahan. Termasuk tanah kas desa seluas 2 hektare. ”Saya pernah menanyakan kepada petugas survei. Apakah jalurnya masih sama dengan peta? Ternyata masih tetap, belum ada perubahan,” terangnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia