Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Usai AY Mundur, Manajemen Belum Tunjuk Pelatih Baru

17 Juli 2019, 13: 54: 16 WIB | editor : Perdana

BUTUH NAHKODA BARU: Nanang Asripin (kanan) saat berebut bola dengan pemain Persik Kediri.

BUTUH NAHKODA BARU: Nanang Asripin (kanan) saat berebut bola dengan pemain Persik Kediri.

Share this      

SOLO – Kursi pelatih kepala Persis Solo dipastikan masih kosong hingga pertandingan melawan Madura FC di Stadion Ahmad Yani, Madura Sabtu (20/7) mendatang. Manajemen belum menunjuk pelatih baru usai Agus Yuwono (AY) mundur pekan lalu.

Manajemen lantas menugaskan asisten pelatih Choriul Huda untuk melanjutkan tongkat estafet dalam memimpin tim. Tak sekadar mengisi kekosongan sementara, mantan pelatih pelatih Perseru Serui itu juga mendapatkan kesempatan terbuka untuk menjadi pelatih utama. Dengan catatan, Choirul harus bisa mengangkat performa tim.

”Untuk sementara posisi pelatih akan dipegang Choirul Huda. Kalau hasilnya bagus, bisa kami angkat sebagai pelatih kepala,” beber Sekjen Persis, Dedy M. Lawe, kemarin (16/7).

Keputusan itu menepis rumor yang mengatakan Persis akan mendatangkan mantan pelatih PSIM Vladimir Vujovic. ”No, itu tidak benar. Tidak ada pembicaraan dengan mereka (manajemen Persis Sol, Red),” tegas Vlado kemarin.

Pelatih asal Montenegro ini akan tetap pada tujuan semula setelah meninggalkan kursi kepelatihan di PSIM. Yakni fokus mengejar lisen A AFC dan UEFA. Vlado juga akan pulang ke Eropa untuk mendampingi putrinya.

”Saya akan tetap ambil lisensi A. Dan juga mendampingi putri menghadapi turnamen tenis pada September di Eropa,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dedy juga berjanji manajemen segera membenahi tim yang sedang banyak diterpa masalah. Usai laga melawan Martapura FC pekan lalu, Persis kehilangan nahkoda tim. Hal itu berdampak ke pemain yang ikut-ikutan ancam ingin mogok latihan. Dedy justru menganggap manajemen tim yang menjadi biang masalah itu.

”Saya akui manajemen memang nggak bener. Tapi kami akan secepatnya menata kembali. Mulai dari siapa manajernya? Asisten manajernya? Sampai pelatih akan segera kami tentukan,” beber Dedy.

Dia juga menjawab semua tudingan suporter yang menganggap manajemen tidak serius menangani tim musim ini. Ditegaskannya, Persis tetap memasang target promosi ke Liga 1 musim depan.

”Saya tegaskan kalau Persis harus target Liga 1 musim depan. Soal statemen coach AY yang katanya Persis cukup bertahan saja, itu salah besar. Sebagai seorang pelatih seharusnya tidak membuat statement yang memancing kemarahan,” tandasnya. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia