Kamis, 22 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Berantas Pekat, Polres Klaten Andalkan Timsus Black Squad

17 Juli 2019, 18: 28: 33 WIB | editor : Perdana

BARANG BUKTI: Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi bersama Tim Sus Black Squad 

BARANG BUKTI: Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi bersama Tim Sus Black Squad  (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Banyaknya laporan terkait penyakit masyarakat (pekat), jajaran Polres Klaten membentuk Tim Khusus (Timsus) Black Squad. Dipimpin Wakapolres Klaten Kompol Zulfikar Iskandar. Tim ini beranggotakan satu peleton atau 30 personel yang berasal dari berbagai satuan.

”Jadi satuan khusus ini tugasnya merespon laporan masyarakat secepat mungkin. Seperti akhir pekan kemarin, dilaporkan di daerah Prambanan terdapat warung yang menjual minuman keras (miras). Hal itu langsung kami respon dengan menerjunkan tim ini,” kata Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi, Senin (15/7).

Hasilnya, ditemukan fakta bahwa penjualan miras itu tidak berizin alias ilegal. Timsus Black Squad berhasil mengamankan ratusan botol miras dari lokasi. Disembunyikan oleh pemilik, yakni Siswanto, 37, di semak-semak sekitar warung.

”Dari penyelidikan yang kami lakukan, pemilik akan dikenakan pasal tindak pidana ringan (tipiring). Karena menjual miras tanpa izin, sebagaimana diatur dalam Perda Klaten Nomor 12 tahun 2013,” jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan, yakni miras jenis anggur merah sebanyak 36 botol. Lalu 7 botol anggur putih, 45 botol kolesom, dan 25 botol bir. Total terdapat 113 botol miras diamankan di Mapolres Klaten.

Aries mengimbau kepada warga Klaten untuk segera melapor ketika menemukan praktik pekat yang meresahkan. Nantinya Timsus Black Squad yang akan merespon laporan itu dengan mendatangi lokasi. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia