Kamis, 22 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

ASG 2019 Dimulai, Gubernur & Wali Kota Iringi Pawai Obor Api Abadi

17 Juli 2019, 19: 07: 44 WIB | editor : Perdana

ASG 2019 Dimulai, Gubernur & Wali Kota Iringi Pawai Obor Api Abadi

SEMARANG - Rangkaian ASEAN Schools Games (ASG) 2019 telah dimulai, ditandai dengan torch relay atau pawai obor api abadi dari Grobogan ke Balai Kota Semarang Rabu (17/8). Selain 10 atlet, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan istri, Siti Atikoh ikut mengiring jalannya obor. 

Di atas mobil double cabin, obor api abadi diiring dari Grobogan pukul 10.00 dan tiba di Semarang sekitar pukul 12.15. Ratusan orang dari berbagai hobi turut mengiring obor, sebelum akhirnya disambut Ganjar Pranowo bersama istri dan para difabel di Pedurungan, Semarang. Rombongan berhenti di Lawang Sewu sebelum finish di Balai Kota Semarang.

Dengan mengayuh sepeda sejauh 8,5 km itu, Ganjar dan istri menyapa masyarakat dan pelajar yang turut menyambut obor. Cuaca yang saat itu sangat panas tak menyurutkan semangat mereka. 

"Semarang ini panasnya luar biasa, mencapai 42,2°C. Tapi, ini adalah panasnya olahraga, panasnya api Mrapen. Bukan panasnya pilpres kemarin," kata Ganjar. 

Begitu tiba di Lawang Sewu, Ganjar langsung menyerahkan obor api abadi kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Selanjutnya, Hendrar membawa lari obor api abadi ke finish. Dia juga didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu. 

"Tadi luar biasa, Pak wali kota dan wakil wali kota ikut lari. Semua berpartisipasi dengan baik. Semua menunjukkan kami bersama kalian. Ini gawe kita bersama," papar Ganjar. 

Pada ASG ke-11 ini, Jateng, khususnya Semarang didapuk sebagai tuan rumah perlombaan yang digelar hingga Kamis (25/7). ASG diikuti 1.578 atlet dari 10 negara. Yakni Thailand, Vietnam, Malaysia, Myanmar, Kamboja, Brunai Darussalam, Laos, Filipina, Singapura, dan Indonesia.

"Ini bagian dari pembibitan dan untuk mengukur potensi atlet kita, khususnya tingkat pelajar. Kita pernah sekali juara. Kita buktikan, kita akan terus serius mengurus olahraga. Kita ini bisa mencatat potensi atlet sehingga talent scouting yang kita lakukan bisa menyiapkan atlet profesional," beber gubernur. 

Dengan terselenggaranya ASG ini, Ganjar berharap bibit-bibit muda atlet benar-benar memanfaatkan kesempatan dengan mengembangkan kemampuan, profesionalitas serta mental. Namun, suami Atikoh itu juga mengatakan, selain tiga hal tersebut yang tidak boleh dilupakan adalah para atlet mesti harus tetap bahagia. 

"Maka mereka kita kenalkan lebih banyak soal Jawa Tengah dan Semarang, khususnya Indonesia. Agar mereka bisa piknik. Mudah-mudahan mereka senang," pungkas Ganjar. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia