Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Cegah Praktik Korupsi, Pemkab Boyolali Galakkan Nontunai

18 Juli 2019, 16: 04: 27 WIB | editor : Perdana

PAPARAN: Sosialisasi pinjaman ASN Pemkab Boyolali.

PAPARAN: Sosialisasi pinjaman ASN Pemkab Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Pencegahan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali terus digalakkan. Melalui transparansi pengelolaan keuangan dengan sistem pembayaran nontunai atau noncash transaction (NCT). Hal tersebut diungkapkan Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Boyolali Insan Adi Asmono di Pendopo Gede Boyolali, Selasa (16/7).

“Mari kita mulai menegakkan disiplin manajemen hutang di lingkungan satuan kerja. Tindak pidana korupsi menjadi terstruktur ketika kita tidak menjaga diri. Mari dimulai dari pelaporan harta kekayaan,” terang Insan.

Wakil Bupati (Wabup) Boyolali M. Said Hidayat mengapresiasi langkah inspektorat. Menurutnya, langkah ini menjadikan Kabupaten Boyolali semakin maju dalam pengelolaan keuangan. ”Boyolali sudah baik. Seluruh ASN yang sudah baik, ke depan lebih tertata dalam melaksanakan dan merencanakan tugas,” ucapnya.

Sementara itu, mengendalikan kebijakan pinjaman ASN Pemkab Boyolali, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) juga dimintai rekomendasi internal. Rekomendasi ini diprioritaskan pada lembaga perbankan dan lembaga keuangan lainnya milik pemkab. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia