Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Jalur Waduk Cengklik Dibeton

19 Juli 2019, 19: 59: 57 WIB | editor : Perdana

DIKEBUT: Para pekerja merakit besi baja sebagai tulang betonisasi jalur Canden-Tanjungsari, kemarin (18/7).

DIKEBUT: Para pekerja merakit besi baja sebagai tulang betonisasi jalur Canden-Tanjungsari, kemarin (18/7). (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Setelah menunggu bertahun-tahun, jalur Canden, Kecamatan Sambi menuju Tanjungsari, Kecamatan Ngemplak akhirnya diperbaiki. Perbaikan jalan memakan anggaran Rp 7,4 miliar. Peningkatan jalur utama menuju objek wisata Waduk Cengklik ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar.

Lebih dari dua tahun ini, jalur tersebut rusak parah. Lubang jalan tersebar merata hampir di sepanjang jalur tersebut. Saat musim hujan, lubang jalan sebesar 2-3 meter ini berubah jadi kubangan.

Ketika datang musim kemarau, jalan berdebu saat dilintasi kendaraan. Bahkan, Tak sedikit pengguna jalan yang melintas terlibat kecelakaan saat menghindari lubang.

“Sudah lama rusak jalannya. Ya setelah ada proyek tol itu, kondisi jalan tidak mendapat perhatian pemerintah. Bersyukur sekali sekarang sudah dibeton,” ujar Bejoyono, 56, warga Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, kemarin (18/7).

Peningkatan jalan Canden-Tanjungsari sudah dimulai sejak awal pekan ini. Perbaikan juga menyasar jembatan dan saluran air. ”Kalau dihitung ada tiga jembatan kecil yang ambrol. Kami perbaiki dengan kontruksi batu agar kuat,” kata pengawas proyek peningkatan jalan Darmo, 30.

Proyek peningkatan jalan ini merupakan lanjutan dari perbaikan jalan yang sebelumnya sudah mencapai depan Rumah Sakit Banyu Bening. Selanjutnya, dari RS Banyubening hingga overpass tol di Dusun Kebonagung, Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak dikerjakan dengan sistem rigid beton.

“Dari overpas sampai simpang tiga Tanjungsari sebelah utara kompleks TNI AU diaspal. Targetnya seluruh perbaikan jalan selesai 13 Desember. Sehingga sebelum masuk musim penghujan, semuanya sudah clear,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Boyolali Budi Wahyono menambahkan, peningkatan ruas jalan Canden-Tanjungsari sepanjang 5,3 kilometer (km). Terpanjang di antara peningkatan ruas jalan lain di Kota Susu –julukan Kabupaten Boyolali.

“Kalau peningkatan ruas jalan Bangak-Simo hanya diambil pada titik-titik yang parah saja. Kalau di total, panjang perbaikan jalan 2,5 kilometer,” ungkapnya.

Selain kedua ruas tersebut, perbaikan juga menyasar jalan Ketitang-Donohudan dan Simo-Papringan. Begitu juga dengan ruas Kacamatan-Kedungrejo dan Jrebeng-Rapaking. “Tahun ini, total jalan yang diperbaiki di Boyolali sepanjang 70 km,” tandasnya. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia