Rabu, 21 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Kampung Batik Laweyan Bakal Ada Toilet Khusus, Bikin Wisatawan Nyaman

20 Juli 2019, 12: 40: 59 WIB | editor : Perdana

RAMPUNG SEPTEMBER: Pekerja menyelesaikan pembangunan toilet wisata di RW 03 Kelurahan/Kecamatan Laweyan.

RAMPUNG SEPTEMBER: Pekerja menyelesaikan pembangunan toilet wisata di RW 03 Kelurahan/Kecamatan Laweyan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kampung Batik Laweyan tetap menjadi daya tarik wisatawan. Sayangnya, minimnya fasilitas toilet kerap menyulitkan para pelancong. Akhirnya, mereka terpaksa memanfaatkan toilet di masjid maupun musala kampung setempat.

"Sebelum ini warga mengeluh kalau banyak wisatawan ke masjid atau musala hanya untuk buang air. Hal ini membuat warga tidak nyaman karena mengganggu ibadah. Makanya kami sepakat membuat bikin toilet wisata,” jelas Sekretaris Kelurahan Laweyan Iryan pada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (19/7). 

Toilet khusus wisatawan tersebut ditempatkan di RW 03 Kelurahan Laweyan. Lokasinya yang dekat selter kuliner diharapkan ikut memberikan dampak positif pada pedagang kuliner. Di sekitar toilet juga dilengkapi taman kecil untuk istirahat atau transit wisatawan.

Pembangunan toilet wisata senilai Rp 178 juta tersebut ditarget rampung awal September mendatang. Wisatawan dipastikan lebih nyaman saat berkunjung ke Kampung Batik Laweyan. “Ironis kan jika kampung wisata tak punya toilet,” ucap dia. 

Pelaksana tugas (plt) Kelurahan Laweyan Djoko Subagyo optimistis hadirnya toilet wisata lengkap dengan taman dan dekat pusat kuliner memberikan dampak positif bagi industri batik dan kepariwisataan Kampung Batik Laweyan. Terlebih bagi pengusaha kecil yang tidak berada di kompleks utama wisata setempat.

“Usaha batik kan banyak yang masuk di kampung dan jalan-jalan kecil. Nah RW 03 itu banyak (kios batik). Makanya selter dan toilet wisata dipusatkan di sana," terang dia. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia