Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Tiga Pasar Tradisional Sukoharjo Dipercantik

20 Juli 2019, 21: 12: 09 WIB | editor : Perdana

Tiga Pasar Tradisional Sukoharjo Dipercantik

SUKOHARJO – Revitalisasi tiga pasar mulai memasuki tahap pembongkaran, Jumat (19/7). Rencananya akhir tahun ini pasar sudah bisa ditempati.

Ketiga pasar yang direhab yakni Pasar Ngaliyan di Kecamatan Tawangsari, Pasar Carikan di Kecamatan Sukoharjo Kota, dan Pasar Sraten di Kecamatan Gatak. 

Proyek tersebut ditarget rampung Desember mendatang dengan anggaran total Rp 4,2 miliar. Rinciannya, untuk Pasar Carikan Rp 2,5 miliar, Pasar Sraten Rp 1,1 miliar, dan Pasar Ngalian Rp 600 juta.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Sukoharjo Sutarmo memaparkan, pedagang sudah mengosongkan kiosnya sejak Kamis (18/7) dan berdagang di pasar darurat.

Proses pembongkaran kios diperkirakan selesai 24 Juli dan langsung dilanjutkan pembangunan fisik pasar. “Dibangun dari awal lagi. Desember mendatang harus sudah selesai dibangun. Awal 2020 bisa ditempati,” jelas dia.

Adapun lokasi pasar darurat untuk pedagang Pasar Carikan menempati bekas kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang letaknya 200 meter sisi selatan pasar. Sedangkan pedagang Pasar Sraten ditempatkan di lahan milik kas desa di utara pasar setempat.

"Pedagang Pasar Ngalian tidak minta (pasar darurat). Mereka saat ini berjualan di rumah masing-masing," terang Sutarmo.

Soal desain bangunan baru, dibuat mirip Pasar Kepuh, Nguter, Sukoharjo. Disdagkop UKM akan mendorong tumbuhnya kuliner malam dengan menu khas Kota Makmur.

"Waktu memutuskan membuat kuliner malam di Pasar Kepuh, di luar dugaan saya. Ternyata cukup ramai. Jadi di pasar lain akan dibuat seperti itu," ucapnya.

Sumardi, salah seorang pedagang Pasar Carikan telah menempati pasar darurat sejak Kamis (18/7). "Sebenarnya lokasinya kurang luas, tapi ya sudah cukup. Namanya juga pasar darurat," terang dia.

Ditambahkannya, kepindahan pedagang di pasar darurat tidak terlalu memengaruhi omzet. “Pembeli sudah tahu lokasi kios langgannya. Kami berharap pembangunan pasar ini membawa berkah. Jadi lebih bersih dan ramai,” pungkas dia. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia