Selasa, 20 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Apes,Puluhan Warga Mulur Ikut Jadi Korban Investasi Bodong Jamu Herbal

21 Juli 2019, 19: 13: 18 WIB | editor : Perdana

Kepala Desa Mulur Sugeng Riyadi

Kepala Desa Mulur Sugeng Riyadi

Share this      

SUKOHARJO - Penipuan alias investasi bodong jamu herbal yang dijalankan PT Krishna Alam Sejahtera di Ceper, Klaten tak hanya memangsa korban di daerah sekitar. Namun, ada puluhan warga Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo yang juga ikut jadi korban dengan nilai kerugian ratusan juta rupiah. 

Kepala Desa Mulur Sugeng Riyadi mengungkapkan, dia belum mengetahui persis berapa jumlah warganya yang turut menjadi korban. Ia memperkirakan jumlah warga yang tertipu lebih dari 20 orang dengan total kerugian lebih dari Rp 300 juta.

"Memang benar banyak warga saya yang menjadi korban bisnis jamu herbal itu," ungkap Sugeng Minggu (21/7).

Mereka yang tertipu berasal dari berbagai profesi, seperti petani, guru, peternak, hingga pengurus pondok pesantren. Bahkan, tidak sedikit warga yang sampai meminjam uang ke bank demi bisa berinvestasi ke PT Krishna Alam Sejahtera.

Para warga yang berhutang ke bank itu sebelumnya memang meminta surat permohonan ke kelurahan untuk mencari pinjaman. "Awalnya saya juga tidak menaruh curiga sebab saat ditanya, katanya untuk usaha," papar Sugeng.

Rata-rata warga menanamkan investasi awal sebesar Rp 8 juta. Bahkan, ada yang menambah lagi menjadi Rp 16 juta hingga Rp 40 juta. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia