Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Makam Juru Martani Disisir Polisi, Jadi Tongkrongan Pelajar Bolos

25 Juli 2019, 20: 49: 26 WIB | editor : Perdana

PEMBINAAN: Pelajar bolos dibawa Mapolsek Laweyan kemarin (25/7).

PEMBINAAN: Pelajar bolos dibawa Mapolsek Laweyan kemarin (25/7). (A.CHRISTIAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kawasan Makam Juru Martani di RT 04 RW 09 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan disisir aparat Polsek Laweyan Kamis (25/7). Sedikitnya sembilan pelajar dijaring saat asyik nongrong di area makam.

Kanit Binmas Polsek Laweyan Iptu Endang Tri Handayani mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat jika makam itu kerap jadi tempat nongkrong pelajar saat jam sekolah. 

“Mereka (pelajar, Red) nongkrong. Mirisnya, kadang mereka juga pacaran dan merokok di lokasi tersebut,” kata Endang.

Sebelum terciduk aparat kepolisian, pihak Bhabinkamtibmas Kelurahan Purwosari maupun warga sekitar kerap menegur para pelajar yang bolos. Namun, teguran tidak pernah digubris. Bahkan, jumlah pelajar bolos yang nongkrong di sana makin banyak.

”Akhirnya hari ini kita lakukan penindakan. Setelah kita patroli ke lokasi, benar kita dapati ada pelajar yang bolos dan masih menggunakan seragam SMA,” papar Endang.

Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Laweyan untuk diberi pembinaan. Sebagai efek jera, baik perwakilan sekolah maupun masing-masing orang tua para pelajar itu juga dipanggil ke mapolsek.

Selain melakukan pembinaan, polisi juga memeriksa handphone masing-masing pelajar yang bolos itu. Hasilnya, ditemukan konten-konten video pornografi di beberapa handphone mereka. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia