Senin, 26 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Travelling

Eksotisme Kebun Sitinggil di Cepogo, Boyolali

Padukan Taman Bunga dan Embung

28 Juli 2019, 08: 45: 59 WIB | editor : Perdana

Eksotisme Kebun Sitinggil di Cepogo, Boyolali

Gunung Merapi dan Merbabu menyimpan banyak keindahan alam yang luar biasa. Salah satunya Setinggil Garden yang menyajikan hamparan aneka bunga warna-warni yang menawan.

WISATA satu ini bisa jadi alternatif untuk dikunjungi. Berada di tengah-tengah desa di lereng Merapi, destinasi ini menyuguhkan perpaduan taman bunga, embung dan pemandangan Gunung Merbabu.

Namanya Sitinggil Garden. Obyek wisata ini berlokasi di Desa Kembangkuning, Kecamatan Cepogo, Boyolali. Berjarak sekitar 13 kilometer dari Boyolali Kota melalui Jalan Solo-Semarang atau Solo-Selo-Borobudur (SSB).

Desa itu kini mulai mengembangkan taman bunga seluas 2,5 hektare. Lahan yang sebelumnya berupa pertanian sayur ini disulap menjadi tempat wisata alam yang menarik. Dan tentunya jadi magnet kalangan anak muda.

Bunga warna warni ada di tempat ini. Mulai dari bunga Matahari, Celosia, Sabrina, Akalipa, Soka India dan lainnya. Bunga itu ditanam rapi pada kelompok sub taman yang berbentuk mata angin dan lingkaran.

Dari pintu masuk, pengunjung harus menaiki anak tangga. Lalu, terlihatlah hamparan tanaman. Di kejauhan juga tampak tangga pelangi beratap lampiron warna-warni. Disebut pelangi karena anak tangganya dicat warna-warni. Lokasi ini pun menarik sebagai latar belakang untuk spot selfie.

Tangga itu menuju ke embung yang ada di atas taman. Lokasi wisata ini memang berada di lahan berundak. Paling atas adalah embung seluas 2.000 meter persegi yang dibangun pada 2015 lalu. Air embung berasal dari tadah hujan. Dan dimanfaatkan untuk mengairi bunga-bunga tersebut agar tetap subur.

Dari lokasi embung tersebut, pengunjung juga bisa melihat indahnya taman bunga itu dari ketinggian. Selain taman bunga, di sini juga tersedia taman payung pada sisi kanan atau barat pintu masuk. Seperti taman payung di tempat lain, alat pelindung sinar matahari atau hujan ini ditata rapi berhias motif lingkaran dan dicat warna warni. Di beberapa sudut taman, pengelola juga menyediakan sejumlah gazebo untuk pengunjung berteduh.

Sejak dibuka untuk umum, taman bunga ini langsung ramai dikunjungi. Tak hanya masyarakat setempat, tetapi juga dari berbagai daerah yang penasaran dan ingin melihat langsung.

”Kalau hari Minggu atau hari libur lainya pengunjung bisa mencapai 500 orang. Setiap pengunjung dikenai tiket masuk Rp 5.000,” beber Kepala Desa Kembangkuning, Yarmanto yang juga pengelola Sitinggil Garden.

Lokasi ini juga menyediakan lahan parkir yang cukup memadai untuk mobil maupun sepeda motor. Hanya saja, masih berupa tanah. Belum ada pengerasan.  Tak hanya itu saja, ke depan, tempat tersebut juga akan dilengkapi dengan kolam renang serta dibangun rumah adat.

”Dengan adanya lokasi wisata ini, kami berharap bisa dipakai untuk pemberdayaan dan meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya. (wid/adi)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia