Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Amatil Gencar Serukan Aksi Plastik Nasional

30 Juli 2019, 10: 55: 59 WIB | editor : Perdana

GO GREEN: Bali’s Big Eco Forum di Nusa Dua (26/7).

GO GREEN: Bali’s Big Eco Forum di Nusa Dua (26/7).

Share this      

NUSA DUA – Tiap tahun, volume sampah di Indonesia terus meningkat hingga jutaan ton. Berdasarkan data World Bank, sampah plastik per tahun bertambah dari 1,3 miliar ton jadi 2,2 miliar ton pada 2025 jika tak dikelola dengan benar. Beberapa upaya dan kegiatan terus dilakukan guna menciptakan proses pengolahan sampah yang efektif.

Salah satunya melalui gerakan ‘Kemitraan Aksi Plastik Nasional’ dan ‘Indonesia Bersih’. Di sini, Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) menyelenggarakan Bali’s Big Eco Forum. Mengangkat tema ‘Sustainability for Wonderful Indonesia’. Bertujuan mengembangkan solusi pengolahan sampah yang komprehensif dan berkelanjutan. Berkolaborasi dengan pemerintah, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, komunitas, dan industri.

Forum dibuka Deputi IV Bidang Koordinasi Sumber Daya Manusia, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Budaya Maritim Safri Burhanuddin. Didampingi Director of Public Affairs, Communications and Sustainability Coca-Cola Amatil Indonesia Lucia Karina serta tamu undangan lainnya.

“Selama lebih dari dua dekade, Coca-Cola Amatil Indonesia berkomitmen untuk beroperasi secara berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kami berupaya untuk memberikan kontribusi yang positif di semua bidang di setiap wilayah operasional dan melakukan bisnis dengan cara yang benar, bukan dengan cara yang mudah,” ucap Lucia Karina.

Forum berlangsung dua hari ini, 26-27 Juli. Bentuk perluasan gerakan Bali Beach Clean Up (BBCU) yang telah dijalankan Amatil Indonesia selama lebih dari 12 tahun. Hingga Juli 2019, program BBCU telah menyingkirkan lebih dari 39 juta kg sampah dari pesisir pantai sepanjang 9,7 kilometer.

“Semoga forum seperti ini dan program Bali Beach Clean Up dari Coca-Cola Amatil Indonesia dapat mendorong pemangku kepentingan lainnya untuk berkontribusi secara optimal. Dalam kegiatan bersih-bersih secara rutin dan solusi pengolahan sampah di Indonesia,” kata Safri Burhanuddin dalam sambutannya. (rls/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia