Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Napi Jebol Tembok Rutan & Coba Kabur, Pakai Tongkat Bantu Jalan

31 Juli 2019, 15: 28: 32 WIB | editor : Perdana

Petugas menunjukan libang yang akan dijadikan sarana pelarian

Petugas menunjukan libang yang akan dijadikan sarana pelarian

Share this      

SOLO – Lima orang warga binaan rumah tahanan (Rutan) Klas IA Surakarta harus mendapat hukuman dikurung di sel Isolasi. Pasalnya mereka mencoba kabur dengan melubangi tembok rutan sisi timur dari dalam kamar. Beruntung, aksi itu berhasil dicegah anggota pengaman rutan.

Kepala Pengaman Rutan (KPR) Andi Rahmanto mengatakan, aksi nekat lima napi tersebut terjadi di kamar 7 Blok B akhir pekan lalu. Akibatnya dua lapis tembok rutan ambrol sehingga membuat lubang berbentuk kotak berukuran 1 meter x 1 meter .

Mereka mencoba merusak tembok rutan menggunakan bekas tongkat bantu jalan. "Tongkat itu milik salah satu warga binaan kita yang satu kamar dengan mereka, yang kebetulan memang membutuhkan alat bantu jalan. Alat tersebut dipotong menjadi tongkat besi berukuran 25 sentimeter,” kata Andi saat ditemui wartawan Rabu (31/7).

Dalam melakukan aksi, kelimanya bekerja pada malam hari dan sudah menyusun strategi dengan matang. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia