Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Yarsis Kuasai Penuh RSIS, Pembacaan Eksekusi Disambut Haru Karyawan

31 Juli 2019, 20: 41: 40 WIB | editor : Perdana

LAMA DITUNGGU: Pembacaan surat keputusan eksekusi oleh Panitera PN Sukoharjo Joko Sutrisno kemarin (30/7).

LAMA DITUNGGU: Pembacaan surat keputusan eksekusi oleh Panitera PN Sukoharjo Joko Sutrisno kemarin (30/7). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo resmi mengeksekusi Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS), Pabelan, Kartasura, Selasa (30/8). Proses hukum tersebut menandai berakhirnya sengketa pengelolaan RSIS yang dimenangkan Yayasan Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis).

Pembacaan eksekusi disambut haru seluruh karyawan Yarsis yang hadir. Di antaranya manajer sumber daya manusia (SDM) RSIS Nur Haida. “Ini adalah momen yang sudah ditunggu-tunggu. Kami sangat senang dan terharu. Dari awal kita solid dan berjuang bersama. Alhamdulillah Allah beri hadiah terbaik hari ini agar RSIS ini bisa jaya lagi seperti dulu," ungkap dia.

Panitera Pengadilan Negara (PN) Sukoharjo Joko Sutrisno yang membacakan perintah eksekusi mengatakan, eksekusi menindaklanjuti putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) Nomor 2530 kasasi/perdata/2017 yang mengabulkan sebagian tuntutan Yarsis atas objek sengketa yakni RSIS.

Objek sengketa yang dimaksud seperti kepemilikan rumah sakit, aset seperti tanah, bangunan, alat medis, serta kendaraan operasional rumah sakit.

“Seluruh objek yang menjadi sengketa telah dicek dan dikuasai oleh pihak pemohon (Yarsis). Sehingga proses serah terima rumah sakit dari PN berikut juru sita dianggap sah. Kami sudah menanyakan dan dijawab langsung oleh pihak pemohon," beber dia.

Eksekusi tersebut mengukuhkan RSIS secara utuh menjadi milik Yarsis. Bila ada pihak yang merasa keberatan atas hasil putusan eksekusi dipersilakan mengajukan gugatan ke PN Sukoharjo.

Kuasa hukum Yarsis Agus Nurudin mengatakan, eksekusi tersebut menandai pembukaan kembali RSIS yang didukung sebanyak 325 karyawan dan 50 dokter.

“Yarsis telah memulai memperbarui izin operasional rumah sakit dari tipe B menjadi tipe C sejak menerima putusan kasasi MA. Demikian halnya peralatan medis juga dikalibrasi menyesuaikan aturan standar rumah sakit,” jelas dia.

Ketua pengawas Yarsis Muhammad As’ad mengatakan, eksekusi tersebut menjadi kado bagi RSIS karena bertepatan dengan milad ke-36 rumah sakit setempat. 

Selain itu, proses eksekusi dilaksanakan secara terbuka dan disaksikan langsung oleh jajaran pengawas, yayasan, manajemen, direksi, dan ratusan karyawan.

“Secara ketetapan hukum, Yarsis telah memenangi proses peradilan di persidangan dan berhak mengelola RSIS, Pabelan, Kartasura,” jelasnya. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia