Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Pasar Darurat Pasar Legi Dibangun di Depan Rumah Warga

01 Agustus 2019, 13: 05: 59 WIB | editor : Perdana

SEMENTARA: Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo cek bangunan pasar darurat pedagang Pasar Legi.

SEMENTARA: Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo cek bangunan pasar darurat pedagang Pasar Legi. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemkot terus mematangkan persiapan pembangunan Pasar Legi. Salah satunya membangun pasar darurat untuk memindahkan pedagang yang kini menempati lahan parkir pasar setempat. Mereka akan dipindah di sekitar Monumen Banjarsari (Monjari).

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat lantaran aktivitas mereka bakal terganggu. Selama setahun, pasar darurat dibangun tepat di depan rumah warga di sekitar Monjari.

“Saya minta maaf dulu kepada warga yang di depannya (rumah) kita pinjam sementara selama satu tahun untuk kios darurat. Karena Pasar Legi mau dibangun, tetapi kita tidak punya lahan untuk pasar darurat,” terang Rudy di Monjari, kemarin (31/7).

Sebagai kompensasi, pemkot akan memperbaiki seluruh kanstin (material beton precast yang biasa digunakan sebagai trotoar, pembatas bahu jalan, taman dan lain sebagainya) seusai Pasar Legi selesai dibangun.

Selain di depan rumah warga sepanjang Monjari, pasar darurat dibangun di tiga titik lain. Yaitu halaman parkir dinas pendidikan (disdik), bekas tempat pembuangan sampah Banjarsari yang kini menjadi taman, serta salah satu lahan kosong milik warga. Lokasi yang disebutkan terakhir kini masih dalam tahap negosiasi.

“Parkir disdik untuk pedagang oprokan, kita buat hanggar di sana. Lokasi lain kita akan bangun kios masing-masing ukuran 3x2 meter,” terang wali kota. 

Ditambahkan Rudy, ada lebih dari 700 pedagang yang harus dipindahkan. Terdiri dari 155 pedagang kios dan 607 pedagang oprokan. Sebelumnya pemkot telah membangunkan kios darurat untuk 105 pedagang yang tersebar di beberapa jalan di sekitar Pasar Legi. 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi menambahkan, pembangunan pasar darurat akan dimulai September. “Agustus ini kita mulai melakukan lelang dengan pagu sekiatr Rp 2 miliar,” pungkasnya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia