alexametrics
Kamis, 09 Jul 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Perketat Izin Perumahan, Developer Wajib Izin DPMPTSP

01 Agustus 2019, 18: 41: 25 WIB | editor : Perdana

MENJAMUR: Pengendara melintasi perumahan di Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara.

MENJAMUR: Pengendara melintasi perumahan di Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Developer atau pengembang perumahan mulai melirik sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten. Tersebar di Kecamatan Prambanan, Karanganom, Klaten Tengah, Klaten Selatan, dan Klaten Utara. Tak ingin kecolongan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten memperketat pengurusan izin pendirian perumahan.

Perumahan sudah menjamur di Desa Jebugan, Klaten Utara. Mengingat daerah tersebut merupakan kawasan pemukiman. Sejauh ini, sudah ada pengajuan izin pendirian sembilan perumahan baru. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klaten.

“Pengembangan harus tetap memenuhi sejumlah persyaratan. Sebelum mengajukan izin, harus dipastikan lahannya masuk zona pemukiman. Dilarang mendirikan di zona hijau,” kata Kepala DPMPTSP Klaten Agus Suprapto, kemarin (31/7).

Syarat lainnya, menyediakan 20 persen dari total lahan untuk ruang publik. Berupa fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). Termasuk menyediakan tempat pembuangan sampah.

“Jalan di perumahan lebarnya minimal 6,5 meter. Kemarin sempat ada dua pengajuan izin pendirian perumahan yang kami pending. Kami minta dilakukan pembenahan administrasi,” bebernya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Klaten Pramana Agus Wijanarka mengatakan pihaknya sebatas mengeluarkan rekomendasi teknis. Sedangkan izin pendirian perumahan masih kewenangan DPMPTSP. Dinperwaskin juga akan mengevaluasi pendirian perumahan di Klaten. Apakah sudah memenuhi semua persyaratan tersebut. 

 “Kalau fasum dan fasos sudah, pasti kami beri rekomendasi. Harus ada. Ibaratnya tidak boleh mengabaikan pada saat pendirian perumahan itu,” paparnya.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Jebugan Triyono mengaku ada lima perumahan di wilayahnya. Plus satu perumahan yang akan dibangun. “Mulai marak awal 2000. Lokasinya memang dekat kota. Cuma 2 km dari Alun-Alun Klaten. Harga tanah per meter Rp 1 juta,” ujarnya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia