Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Terpidana Kasus Prona Tak Banding

01 Agustus 2019, 19: 02: 15 WIB | editor : Perdana

Terpidana Kasus Prona Tak Banding

WONOGIRI – Tiga terpidana kasus pungutan liar (pungli) proyek operasi nasional agrarian (Prona) Kecamatan Tirtomoyo tidak menyikapi putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Artinya, mereka dianggap menerima vonis.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri Agus Irawan Yustisianto melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Ismu Armanda Suryono menuturkan, hingga Selasa (30/7), ketiga terpidana kasus pungli Prona Kecamatan Tirtomoyo yakni mantan Camat Tirtomoyo Joko Prihartanto, sekretaris kecamatan Widodo, dan staf Nur Kholis tidak memberikan sikap atas vonis yang dibacakan, Selasa (23/7).

"Kita tunggu sampai Selasa kemarin tidak menyatakan apa pun," kata Ismu, Rabu (31/7). Saat vonis dijatuhkan, para terdakwa menyatakan pikir-pikir. Kemudian, majelis hakim memberikan waktu tujuh hari. Namun, sudah sepekan berlalu, para terpidana tidak menyatakan apapun. “Artinya para terdakwa menerima putusan hakim," terangnya.

Penasehat hukum para terpidana Mahesa Jati Kusuma mengatakan, kliennya sudah menyatakan menerima putusan yang dibacakan PN Tipikor Semarang dengan tidak mengajukan upaya banding. 

Berdasarkan teknis dan prosedur pengajuan permohonan banding sudah lewat dari batas waktu yang ditetapkan. "Secara legal formil sudah dianggap menerima dan berkekuatan hukum tetap," jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, eks Camat Tirtomoyo Joko Prihartanto divonis lima tahun penjara sedangkan Widodo dan Nur Kholis masing-masing empat tahun penjara. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia