Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

4 Tahun, Polres Karanganyar Amankan 22.308 Lembar Upal

02 Agustus 2019, 17: 41: 59 WIB | editor : Perdana

BARANG BUKTI: Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (Kpw BI) Solo, Bambang Pramono bersama Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi menunjukkan upal hasil ungkap kasus. 

BARANG BUKTI: Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (Kpw BI) Solo, Bambang Pramono bersama Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi menunjukkan upal hasil ungkap kasus.  (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Peredaran uang palsu (upal) yang diungkap Polres Karanganyar dari tangan dua tersangka penipuan calo CPNS menambah daftar panjang kasus ini. Sejak 2014 hingga 2018, Bank Indonesia (BI) Solo sudah mengamankan 22.308 lembar upal.

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (Kpw BI) Solo, Bambang Pramono yang turut hadir dalam gelar perkara kasus upal di Mapolres Karanganyar, Rabu (31/7) mengungkapkan, sejak 2014 sampai 2018, sudah terjadi 17 kasus peredaran upal dalam jumlah besar.

”Dari 17 kasus tersebut kita sudah mengumpulkan barang bukti atau uang palsu sebanyak 22.308 lembar. Rata – rata pecahan 100 ribu dan 50 ribu,” kata Bambang.

Terkait uang asing yang ditemukan di dalam tas tersangka Martini Sembiring, 49 dan Agus Sapto, 50, dia belum bisa memastikan keaslian uang tersebut.

”Kalau untuk uang asing itu, rata – rata mereka (central bank asing,Red) mempunyai cara atau alat sendiri. Nanti kami akan koordinasikan dengan percetakan uang yang bersangkutan itu,” ucapnya.

Sementara itu dua tersangka yang merupakan pasangan suami istri asal Mojosongo, Jebres, Solo mengaku mendapatkan uang dari temannya. Namanya Agus, berasal dari Secang, Magelang.

”Kemarin saya mencari uang kertas Rp 100 bergambar pinisi. Kemudian diberi dalam satu tas, dan ternyata di dalam tas tersebut ada uang palsunya,” beber Martini saat ditanya sejumlah wartawan.

Padahal, sesuai dengan pengakuan, uang tersebut sempat dijajakan di wilayah Wonogiri. ”Kita masih melakukan pendalaman terhadap perkara ini, koordinasi dengan polres yang bersnagkutan di mana keduanya mendapatkan upal kita lakukan, untuk mendapatkan pelakunya,” jelas Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia