Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Sepekan, 2 Rumah di Baturetno Ludes Terpanggang

02 Agustus 2019, 18: 19: 02 WIB | editor : Perdana

Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di rumah yang terbakar di Baturetno

Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di rumah yang terbakar di Baturetno

Share this      

WONOGIRI - Kebakaran dua rumah warga di Kecamatan Baturetno terjadi berturut-turut kurang dari sepekan ini. Melihat potensi kebakaran yang cukup tinggi di wilayah selatan Wonogiri, pemkab terus mengebut pengadaan pos pemadam kebakaran di Baturetno. 

Kebakaran hebat terjadi di rumah berbahan papan milik Yusron Azis, 44, warga Dusun Janglot, RT 02 RW 20, Desa/Kecamatan Baturetno pada Jumat (2/8) pagi. ”Saat peristiwa terjadi, rumah dalam keadaan kosong," kata Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti melalui Kapolsek Baturetno AKP Suwono.

Peristiwa kebakaran kali pertama diketahui oleh Misran, 52, warga setempat. Laki-laki yang berprofesi sebagai sopir itu melihat kepulan asap dari rumah korban yang sehari-hari berjualan pecel tersebut.

"Misran lalu meminta salah satu warga memberi tahu Yusron bahwa rumahnya terbakar," ujar Suwono. 

Namun, saat korban sampai, api telah membakar rumah tersebut. Warga setempat membantu memdamkan rumah dengan luas 6 meter x 6,5 meter itu dengan alat seadanya.  

”Pemadam kebakaran sudah dihubungi. Namun, sampai lokasi api sudah padam. Lalu, petugas melakukan pendinginan supaya sisa-sisa kebakaran tidak merembet ke rumah lain,” papar Suwono. 

Diduga kuat kejadian disebabkan korban yang memasak  menggunakan sekam kayu. Kemudian, meninggalkan rumah dengan tungku kayu atau pawon yang masih menyala. 

Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di rumah milik Wiryorejo, 50, warga Dusun Watuagung RT 03 RW 02 Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno pada Minggu (28/7) sore. Kencangnya angin dan rumah berbahan kayu membuat api sulit dipadamkan. Kebakaran yang meludeskan bangunan rumah serta sejumlah barang berharga itu disebabkan konsleting listrik.

Menanggapi dua kejadian kebakaran di Baturetno itu Kepala Satpol PP Wonogiri Waluyo mengakui, sebenarnya unit pemadam kebakaran sudah bertindak maksimal untuk bisa sampai ke lokasi kejadian. Namun, kondisi geografis Wonogiri menjadi kendala tersendiri bagi unit pemadam kebakaran. 

"Kita sudah secepat mungkin, tapi tetap hati-hati. Sudah dua kali pula truk kita kecelakaan. Jarak yang jauh, kondisi geografis membuat pemadam seolah-olah sering terlambat sampai lokasi," kata Waluyo. 

Menurut Waluyo, khusus di Baturetno kini tengah dikebut pembangunan fisik pos pemadam kebakaran. Lokasinya di bekas kantor kawedanan Baturetno. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia