Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Varietas Padi Hitam Nyaris Sempurna

05 Agustus 2019, 10: 10: 59 WIB | editor : Perdana

HASIL PEMULIAAN: Panen padi hitam geneari ke-6 di Desa Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar, baru-baru ini.

HASIL PEMULIAAN: Panen padi hitam geneari ke-6 di Desa Ngijo, Tasikmadu, Karanganyar, baru-baru ini. (SEPTINA FADIA P/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Varietas padi hitam hasil riset Universitas Sebelas Maret (UNS) mendekati final. Segera dirilis dalam waktu dekat. Kemarin (4/8), padi hasil pemuliaan varietas cempo ireng ini dipanen di Desa Ngijo Wetan, Tasikmadu, Karanganyar.

Panen dihadiri ketua tim penelitian Nandariyah. Didampingi Ketua LPPM UNS Widodo Muktiyo. Serta dua peneliti lainnya Bambang Pujiasmanto dan Riyatun. Selanjutnya, varietas segera diuji laboratorium di Balai Padi Sukamandi, Jawa Barat. Untuk mengetahui ketahanan terhadap hama dan penyakit. Serta ketahanan terhadap musim.

“Kami juga masih harus menanam di empat provinsi. Masing-masing dua lokasi tanam. Jadi pada tahapan akhir menuju rilis varietas unggul padi hitam, masih banyak membutuhkan dana,” beber Nandariyah.

Selain Ngijo Wetan, padi hitam juga ditanam di Pakahan, Jogonalan, Klaten. Hasil memuaskan. Per hektare menghasilkan 6.935 ton padi hitam. Lebih banyak dibanding varietas inpari 24 yang hanya 6,7 ton per hektare. 

Penelitian padi hitam diketuai Sutarno sejak 2015. Telah mengerjakan proses pemuliaan padi hitam jenis cempo ireng. Tanaman asli cempo ireng sangat tinggi. Nyaris setinggi manusia. Umurnya juga sangat panjang, sekitar 140 hari.

“Jenis cempo ireng telah dijual bebas di pasaran sebagai benih. Ternyata kualitas tanamannya belum seragam. Langkah-langkah pemuliaan dimulai dengan memberikan radiasi gamma pada benih dengan dosis 200 Gy dan 300 Gy di PAIR-BATAN (Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi-Badan Tenaga Nuklir Nasional) di Jakarta Selatan,” sambung Nandariyah.

Benih kemudian ditanam dan diseleksi kualitas tanamannya. Terutama seleksi berdasarkan umur cepat berbunga dan ketinggian tanaman. Benih hasil seleksi kemudian ditanam lagi, diseleksi, dan ditanam lagi hingga generasi tanaman M5 menunjukkan sifat seragam. Baik umur dan ketinggian. ”Tinggi tanaman saat ini 110-120 cm dengan umur 100 hari sesudah tanam,” imbuhnya.

Padi hitam merupakan sumber karbo hidrat. Semakin banyak dicari kondumen. Jenis beras hitam lebih menyehatkan sehat kadar gulanya rendah. Cocok bagi penderita diabetes mellitus. ”Pengembangan padi hitam ini merupakan komitmen UNS,” tandas Ketua LPPM UNS Widodo Muktiyo. (aya/fer)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia