Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Rumah Komersil Menggeliat, Dipicu Turunnya Suku Bunga Rumah Komersil

05 Agustus 2019, 13: 10: 59 WIB | editor : Perdana

MULAI DILIRIK: Proses pembangunan rumah komersil di kawasan Colomadu, Karanganyar, belum lama ini.

MULAI DILIRIK: Proses pembangunan rumah komersil di kawasan Colomadu, Karanganyar, belum lama ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-day reverse repo rate sebesar 25 base point (BPs) jadi 5,76 persen. Real Estate Indonesia (REI) memprediksi, kebijakan ini mendongkrak penjualan rumah komersial.

Ketua REI Jawa Tengah MR Prijanto mengaku belum emndapat kejelasan. Apakah akan diikuti turunnya suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) atau tidak. Namun minimal informasi ini membawa angin segar bagi dunia properti. Harapannya jika perbankan ikut menurunkan suku bunga KPR, akan mendorong penjualan rumah komersial. 

Selama ini, penjualan rumah komersial belum terlalu menggeliat. Rata-rata bunga KPR yang ditetapkan perbankan cukup bervariasi. Dengan rentang 9-11 persen per tahun. 

“Sebenarnya pangsa pasar rumah subsidi sangat tinggi. Andai bunga KPR turun dari perbankan, memudahkan masyarakat membeli rumah komersil. Tahun lalu penjualan rumah komersil turun. Baru pada triwulan II tahun ini agak naik,” terang Prijanto, kemarin (4/8). 

Sebagai gambaran, realisasi penjualan rumah komersil hampir di setiap pameran gagal target. Berdasarkan data, target penjualan di setiap pameran sebanyak 50 unit. Nah, pada pameran yang baru-baru ini digelar, target itu terpenuhi. Bahkan mengalami kenaikan 10 persen. Khususnya rumah seharga Rp 300-700 juta per unit. 

“Penjualan rumah komersial tahun ini di seluruh Jawa Tengah mencapai 2 ribu unit. Harapannya kalau perbankan menurunkan bunga KPR, penjualan properti lebih baik. Saat ini suku bunga KPR untuk rumah subsidi di angka 5 persen per tahun. Ini sudah ringan sekali,” paparnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia