Senin, 16 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Jarang Servis, Tak Lolos Uji Emisi

08 Agustus 2019, 14: 43: 30 WIB | editor : Perdana

Jarang Servis, Tak Lolos Uji Emisi

SOLO – Sejumlah kendaraan produksi lawas dan jarang diservis tidak lolos uji emisi yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta. Kualitas gas buang yang buruk berdampak pada kadar polusi udara di Kota Bengawan.

Hal ini diungkapkan koordinator uji emisi, Edy Suparmanto di sela kegiatan di Jalan Bhanyangkara, Rabu (7/8). “Sudah ada sekitar 800 kendaraan yang kita uji emisiya. Sebagian besar sudah lulus. Tapi ada beberapa yang tidak lulus. Terutama kendaraan berumur tua dan jarang diservis,” katanya. Pemilik kendaraan yang tidak lulus uji emisi disarankan segera melakukan servis. 

Ditambahkan Edy, penyebab polusi udara bukan hanya dari gas buang kendaraan, tapi juga aktivitas rumah tangga seperti memasak, membakar sampah, serta asap dari cerobong pabrik. 

Sedangkan untuk mengetahui tingkat polusi udara di Kota Bengawan, dibutuhkan alat khusus serta pengujian laboraturium. Sayangnya, DLH Surakarta belum memiliki alat tersebut. “Sementara ini kita masih melakukan cara manual untuk mengukur (tingkat polusi udara). Cara yang simpel adalah dengan jarak pandang,” katanya.

Jika jarak pandang bisa melihat kendaraan di radius 500 meter, imbuh Edy, berarti kualitas udara relatif bagus. Bila terjadi polusi udara, cirinya adalah berkabut tebal. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia