Jumat, 06 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Perkuat Kinerja, Cigna Pacu Lini Bisnis Digital

08 Agustus 2019, 15: 43: 29 WIB | editor : Perdana

KLAIM CEPAT: Director and Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani (berdiri) memantau proses klaim nasabah di kantor pusat Cigna, Rabu (7/8).

KLAIM CEPAT: Director and Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani (berdiri) memantau proses klaim nasabah di kantor pusat Cigna, Rabu (7/8). (CIGNA INDONESIA FOR RADAR SOLO)

Share this      

JAKARTA – Penguatan perusahaan terus dilakukan Cigna Indonesia. Terutama dalam hal layanan digital. Demi memberi kemudahan dan kepuasan terhadap nasabah. Langkah ini dilakukan agar Cigna Indonesia terus memantapkan posisi sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia. Salah satunya melalui informasi layanan proteksi, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya proteksi diri.

“Ke depannya, dari sisi layanan digital yang akan mendominasi. Makanya kami memberi khusus di sisi ini,” terang Director and Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani di Jakarta, Selasa (6/8).

Di ranah digital, saat ini Cigna memiliki customer portal. Yakni portal digital khusus nasabah Cigna. Memungkinkan nasabah melakukan pengecekan status polis, manfaat polis, status pengajuan klaim, dan lainnya. “Kami terus mengembangkan portal ini demi meningkatkan pengalaman nasabah,” katanya.

Saat ini, lanjut Dini, dari kanal distribusi telemarketing, 10 persennya diperoleh dari layanan digital. Jumlah itu naik sekitar 30 persen dari tahun sebelumnya. Kanal distribusi telemarketing masih jadi penyumbang pendapatan terbesar bagi Cigna Indonesia hingga saat ini.

Sepanjang 2018, dari kanal distribusi telemarketing, Cigna meraih pendapatan premi bruto atau gross written premium (GWP) sebesar Rp 713,14 miliar. Telemarketing memberi kontribusi 62,1 persen dari total GWP Cigna yang mencapai Rp 1,14 triliun. Pada kuartal pertama 2019, GWP dari telemarketing mencapai Rp 169,75 miliar. Total nasabah Cigna saat ini sekitar 900.000 nasabah.

Dini menambahkan, Cigna akan terus memberi layanan terbaik kepada nasabah. Terutama dalam layanan kemudahan klaim. Pencairan klaim tiap tahunnya meningkat rata-rata sekitar 10 persen. Sepanjang 2018 lalu, pihaknya membayar klaim Rp 330 miliar. “Kami juga memiliki layanan speedy claim. Hanya 30 menit untuk klaim di bawah Rp 10 juta,” tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu meminta perusahaan asuransi jiwa di Indonesia memanfaatkan teknologi digital. Karena dianggap mampu meningkatkan bisnis dan penetrasi kepada masyarakat. Mekanismenya lebih mudah, efektif, dan efisien. (adv/edy/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia