Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

10 Ribu Liter Air hanya Cukup Tiga Hari

08 Agustus 2019, 17: 25: 38 WIB | editor : Perdana

LANGSUNG KIRIM: Petugas PUDAM Tirta Lawu saat mendistribusikan air bersih ke Desa Krendowahono, Gondangrejo.

LANGSUNG KIRIM: Petugas PUDAM Tirta Lawu saat mendistribusikan air bersih ke Desa Krendowahono, Gondangrejo.

Share this      

KARANGANYAR – Kekeringan yang terjadi di Dusun Ngrawan, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo kian parah. Bahkan, bantuan droping air bersih yang diterima warga hanya cukup untuk tiga hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar bersama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu terus berupaya mengirimkan air bersih. Namun, lantaran wilayah tersebut termasuk tandus dan kering, kebutuhan air bersih kian meningkat.

”Bantuan 10 ribu liter air bersih dari pemerintah dan PUDAM kemarin hanya cukup untuk kebutuhan warga tiga hari. Itu pun sudah dibagi-bagi dan saat ini sudah tidak ada lagi. Warga terpaksa kembali mengambil air di wilayah lain,” kata Kepala Desa Krendowahono Syarif Hidayat kepada Jawa Pos Radar Solo Rabu (7/8).

Lebih lanjut diungkapkan Syarif, pemerintah desa juga sudah mengusulkan ke pemkab untuk membuatkan sumur dalam di wilayah tersebut. Sebab, saat ini sumur dalam yang sebelumnya dibangun dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) masih diperbaiki.

”Kita sudah berupaya mengajukan ke Baznas sembari menunggu perbaikan sumur air dalam yang sebelumnya rusak itu,” ucap dia.

Terpisah, Kepala BPBD Karanganyar Bambang Djatmiko mengatakan, hingga saat ini baru Gondangrejo yang mengajukan bantuan air bersih. Sementara wilayah-wilayah lain masih terpantau aman.

”Ya baru di Gondangrejo itu saja. Kita tetap melayani ketika ada surat pengajuan untuk permintaan air bersih. Bersama PUDAM Tirta Lawu, kita siap kapanpun nanti ada permintaan,” terang Bambang.

Direktur PUDAM Tirta Lawu Prihanto mengaku, PUDAM sudah menyiapkan mobil tangki berukuran 5 ribu liter yang akan beroperasi 24 jam nonstop. Mobil tangki itu siap diterjunkan sewaktu-waktu jika ada permintaan warga.

”Dua mobil tangki kita siapkan, bahkan kalau bisa lebih. Silakan gratis kalau memang masyarakat membutuhkan,” papar Prihanto. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia