Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Musim Kemarau, Dua Desa Belum Ajukan Bantuan Air

08 Agustus 2019, 18: 08: 31 WIB | editor : Perdana

RINGANKAN BEBAN: Dropping air bersih di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru. Kegiatan serupa lebih sering dilakukan pada puncak kemarau bulan ini.

RINGANKAN BEBAN: Dropping air bersih di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru. Kegiatan serupa lebih sering dilakukan pada puncak kemarau bulan ini. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Memasuki puncak kemarau pada bulan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo mendistribusikan bantuan air bersih kepada 2.970 kepala keluarga (KK) di sepuluh desa terdampak kekeringan. Puluhan desa tersebut tersebar di Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu.

Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto menjelaskan, bantuan air bersih berasal dari pemkab, pihak swasta, lembaga, komunitas, dan sebagainya. Pihaknya juga berkoordinasi dengan PDAM Sukoharjo. “Droping air bersih sudah kami lakukan sejak Juli hingga awal Agustus ini. Ada 12 desa di tiga kecamatan terdampak kekeringan. Biasanya berada di daerah perbukitan tandus," ungkapnya kemarin (7/8). 

Hingga pada 6 Agustus, sudah sebanyak 223 tangki air bersih didistribusikan. Namun, baru menjangkau 2.970 KK di sepuluh desa di ketiga kecamatan. Dua desa lainnya belum mengajukan permintaan bantuan air bersih ke pemkab.

“Dua desa rawan kekeringan yang belum mengajukan bantuan air bersih yaitu Desa Weru dan Desa Karanganyar, Kecamatan Weru. Keduanya akan langsung didroping air besih begitu ada permintaan dari warga. Total warga terdampak kekeringan 3.092 KK,” beber dia.

BPBD Sukoharjo memprediksi distribusi bantuan air bersih akan terus meningkat hingga Oktober. Karena itu, masyarakat diimbau hemat air. "Imbauan juga berlaku bagi masyarakat perkotaan. Jika punya air sumur, sebaiknya dihemat penggunaanya. Mengingat prediksi BMKG (Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika), kemarau masih terjadi hingga Oktober,” pungkas Maryanto. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia