Sabtu, 21 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Temuan Polda Jateng, Tiga Polisi Terindikasi Konsumsi Narkoba

09 Agustus 2019, 18: 35: 58 WIB | editor : Perdana

TELITI: Satresnarkoba Polres Karanganyar bersama tim Dokkes Polda Jawa Tengah saat mengetes urine anggota Polres Karanganyar di Mapolsek Colomadu. 

TELITI: Satresnarkoba Polres Karanganyar bersama tim Dokkes Polda Jawa Tengah saat mengetes urine anggota Polres Karanganyar di Mapolsek Colomadu.  (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Peredaran narkoba sudah merambah ke berbagai kalangan. Tak hanya masyarakat, oknum penegak hukum juga rawan terjerumus dalam pusaran peredaran narkoba.

Untuk itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Karanganyar bersama Polda Jawa Tengah menggelar test urin terhadap anggota Polres Karanganyar di Mapolsek Colomadu, kemarin (8/8). Hasilnya negatif. Namun tim polda terus memantau tiga anggota yang terindikasi mengonsumsi narkoba.

Kasat Narkoba Polres Karanganyar AKP Muh. Kariri mengungkapkan, pemeriksaan fokus terhadap anggota yang bertugas di lapangan. Baik anggota polres maupun polsek. Pemeriksaan dilakukan secara mendadak untuk mengetahui ada tidaknya anggota yang menyalahgunakan narkoba.

”Kegiatan tes urine ini kita lakukan ke dalam untuk membersihkan lingkungan Polres Karnaganyar dari penyalahgunaan narkoba. Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel benar-benar bebas dari narkoba sebelum kami melakukan penindakan di masyarakat,” terang Kariri mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi.

Saat ditanya hasil dari tes urine tersebut, dia mengaku negatif. Namun, pihaknya saat ini masih memantau tiga anggota yang betugas di sejumlah polsek. Mereka sempat terindikasi mengkonsumsi narkoba dan sempat menjalani masa rehabilitasi di Mapolda Jateng.

”Masih, mereka (tiga anggota,Red) terus kita pantau,” singkatnya.

Kapolsek Colomadu AKP Sentot Ambar Wibowo mengaku tidak mengetahui rencana tes urin tersebut. Dari hasil tes urin yang dilakukan ke sejumlah anggota Polsek, diketahui semua negatif. ”Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Ya tiba – tiba langsung dites urine begitu saja,” tandasnya. 

Di sisi lain, jajaran Satres Narkoba Polres Sragen kembali mengamankan seorang pengedar sekaligus pemakai sabu di warung sekitar Waduk Brambang Desa Ndulang Kecamatan Kedawung Rabu (7/8). Tersangka diketahui bernama Suratman alias Kalong warga Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat Karanganyar.

”Barang bukti yang berhasil diamankan adalah sabu seberat 0,43 gram yang dibeli seharga Rp 500 ribu,” jelas Kasubag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi.

Tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 Subsider Pasal 127 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 8 tahun penjara. (rud/din/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia