Kamis, 22 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Trauma Korupsi, Cakades Tremes Sepi

09 Agustus 2019, 18: 56: 55 WIB | editor : Perdana

Trauma Korupsi, Cakades Tremes Sepi

WONOGIRI – Kasus korupsi yang menjerat  eks Kepala Desa (Kades) Tremes, Kecamatan Sidoharjo Agus Juair berpengaruh terhadap minat warga ikut pemilihan kepala desa (pilkades). Pendaftaran calon kades masih sepi. 

Salah seorang perangkat Desa Tremes Arief Gunawan mengatakan, hingga Kamis (8/8) belum ada cakades mendaftarkan diri kepada panitia pilkades. "Warga sudah tidak percaya lagi dengan pemerintahan desa. Masyarakat sudah apriori. Sehingga tidak banyak calon yang kuat. Infonya baru ada satu calon, akan mendaftar dengan istrinya,” terang Arief kemarin. 

Saat ini, cakades tersebut tengah menunggu surat keterangan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Wonogiri bahwa belum pernah menjadi kepala desa sebanyak tiga kali.

Menurut Arief, warga sakit hati dan trauma karena kepala desa terdahulu, Agus Juair terjerat korupsi APBDesa Tremes 2016 dan 2017. Dia divonis tiga tahun penjara pada Mei lalu. Agus juga diharuskan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp 423 juta dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. 

Di lain sisi, terdapat 14 kades yang masih menjabat hingga Desember 2019. Sedangkan  pilkades serentak digelar 23 September. Kades yang belum purnabakti harus mengajukan izin cuti jika hendak mencalonkan kembali. 

“Setelah pilkades bisa menjabat lagi. Pelantikan kepala desa terpilih rencana dilakukan Desember mendatang," terang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Wonogiri Semedi Budi Wibowo.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Zyqma Idatya Fitha memaparkan, pilkades serentak digelar di 186 desa. Hingga Agustus ini ada sudah 172 kades purnabakti. "Tinggal (kades) 14 desa yang belum purna bakti. Masih (menjabat) sampai 1 Desember 2019," ucapnya. Dari 14 desa kades tersebut, delapan di antaranya sudah mengajukan izin cuti karena mencalonkan kembali. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia