Rabu, 11 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Ditinggal Beli Rokok, Mobil Pinjaman Dibawa Kabur Teman Sendiri

10 Agustus 2019, 17: 11: 27 WIB | editor : Perdana

Mobil Gran Max yang sempat dibawa kabur akhirnya bisa ditemukan di Wonosobo bersama pelaku

Mobil Gran Max yang sempat dibawa kabur akhirnya bisa ditemukan di Wonosobo bersama pelaku

Share this      

SRAGEN – Hanya gara-gara ditinggal beli rokok sebentar, seorang rekan yang diminta menjaga mobil malah nekat membawa kabur. Padahal, mobil yang dibawa kabur hanya pinjaman. 

Sato Al Samin, 29, warga Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, Purbalingga tak menyangka niat baiknya ingin menolong seorang teman dengan mencarikan pinjaman mobil, justru berbalas tuba. Mobil yang sudah dia pinjam untuk temannya itu justru dibawa kabur.

Kejadian berlangsung di depan minimarket di Dusun Sidomulyo RT 02, Kelurahan Ngembatpadas, Kecamatan Gemolong pada Sabtu (3/8) lalu. Awalnya, Sato dimintai tolong temannya yang bernama Maulana Muzakky Alamsyah, 22, warga Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga untuk menemani ke hajatan pengantin di Malang.

Sato menayanggupi. Mereka pun sepakat untuk menyewa mobil Daihatsu Gran Max nopol R 8763 TC milik tetangga Sato. Sato menyetir mobil itu sampai wilayah Gemolong. Setelah beristirahat, dua kawan itu melanjutkan perjalanan. Kali ini Maulana yang pegang kemudi.

Sesampai di depan minimarket di Dusun Sidomulyo, mobil berhenti dan Sato membeli rokok. ”Maulana atau pelaku tetap ditinggal di dalam mobil,” ujar Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan Jumat (9/8).

Namun, begitu Sato keluar dari minimarket, dia tak mendapati mobil pinjaman itu di parkiran. Seketika dia menyadari jika temannya alias Maulana telah membawa lari mobil tersebut. Apalagi, handphone pelaku tak bisa dihubungi.

Sato kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Gemolong.Tak perlu lama, polisi pun menangkap pelaku pada Kamis (8/8) malam. ”Anggota kami berhasil melacak keberadaan pelaku dan mobilnya yang ternyata berada di Wonosobo,” terang Ketut Putra.

Ditambahkan dia, begitu ada laporan dari korban, polisi langsung meyakini jika pelaku memang sengaja melakukan aksi penipuan untuk mendapatkan mobil.

”Saat ini pelaku masih ditahan dan mobil itu masih dijadikan barang bukti,” pungkas Ketut Putra. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia