Senin, 26 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Pasoepati Mempersilahkan PSIM Fans Hadir

10 Agustus 2019, 18: 24: 13 WIB | editor : Perdana

SIAP TEMPUR: Striker Persis Solo, Dimas Galih (jersey merah) saat main kala melawan Persik Kediri di Stadion Wilis.

SIAP TEMPUR: Striker Persis Solo, Dimas Galih (jersey merah) saat main kala melawan Persik Kediri di Stadion Wilis. (RADAR MADIUN/PHOTO)

Share this      

MADIUN – Laga derby Mataram antara Persis Solo melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis Madiun (16/8) benar-benar sudah dinanti. Bahkan dua komunitas suporter asal Kota Solo, Pasoepati dan Surakartans benar-benar sudah mengumbar aura fanatisme untuk mengepung Madiun. Tentu untuk memberikan motivasi ke pemain Persis agar bisa mengalahkan PSIM di laga lanjutan Liga 2 2019 tersebut.

”Laga ini lebih besar dari sebuah derby. Bisa dibilang ini adalah pertaruhan harga diri. Kami harap pemain Persis bisa allout dan fight demi lambang di dada. Harapan kita hanya satu, yakni hanya menang,” tegas Presiden DPP Pasoepati, Aulia Haryo kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Siapa yang menang di laga ini, ternyata dipastikan akan menjadi capolista Grup Timur. Persis tentu ingin menutup putaran pertama Liga 2 dengan manis sebagai pemuncak klasemen.

”Kita pernah terpuruk di dasar klasemen, dan saat ini momen kebangkitan kita sudah muncul. Dan andai kita menang lawan PSIM, pemuncak klasemen tentu jadi hal yang bagus buat progres Persis. Kami percaya pemain Persis siap untuk menggapainya,” terangnya.

Soal apakah panpel pertandingan akan memberikan kuota ke suporter PSIM, Pasoepati menganggap itu jadi hak panpel. ”Kalau dari kita silahkan saja suporter PSIM datang, tak masalah. Kami harapkan mereka bisa datang, agar pas kita main disana diperbolehkan juga,” terang pria yang akrab disapa Rio.

Dilain sisi, terkait tur resmi, Rio mengakui DPP Pasoepati baru akan merapatkan barisan di Balai Persis, Senin (12/8) untuk membahasnya.

”Kita belum bisa putuskan datang kesana apakah akan kembali di luar stadion, atau masuk mendukung tim di atas tribun. Kami akan bicarakan kepada petinggi komunitas dan perwakilan korwil, untuk menentukan sikap. Yang pasti kita siap datang ke Madiun,” terangnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia