Senin, 26 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Features

Jersey Ori atau Kw, Gampang Gak Sih Ngrawatnya?

11 Agustus 2019, 13: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Jersey Ori atau Kw, Gampang Gak Sih Ngrawatnya?

BERAGAM jenis jersey dikoleksi KJSR. Mulai dari ori sampai KW. Lantas bagaimana cara membedakan? Ahmad Mustafid Al Mauludy  sedikit membagi tips. Pertama, dari tag produksi. Kode dalam tag produksi tersebut bisa dicek di google gambar. Produk tersebut akan muncul.

”Kalau jersey KW, tidak akan muncul. Selain itu, bisa dilihat dari detilnya. Biasanya jersey KW detilnya kurang rapi dan melenceng dari versi ori. Nah inilah manfaatnya bergabung di KJSR, kita di sini belajar bareng untuk membedakan spek keduanya,” jelas Afid, sapaan akrabnya.

Jersey ori sudah pasti perlu perawatan ekstra agar tetap awet. Agar jika sudah saatnya dijual, jersey ori ini tetap layak dipakai meski secondhand. Afid mengaku jersey ori butuh treatment khusus.

”Jersey kan lain-lain materialnya. Kalau yang all printing, aman. Mau dicuci pakai mesin cuci bisa. Tapi kalau jersey itu di dalamnya pakai material polyflex atau bahan lain yang fragile. Kita perlu effort. Kita harus bedakan dan pisahkan dari kain lainnya. Cuci dengan detergen yang lembut,” imbuhnya.

Bahan jersey dengan polyflex sangat sensitif, sehingga jangan terlalu lama direndam. Afid menyebut cukup sekitar lima menit saja dengan cara dicelupkan dan diperas dengan lembut. Baru kemudian dijemur.

”Sebisa mungkin jangan langsung terkena sinar matahari. Karena bisa membuat lapisan polyflex pecah atau retak,” katanya.

Soal harga, jersey ori tak selalu selangit seperti yang dibayangkan orang-orang. Harganya bervariatif karena meski jersey ori, tetap ada tingkatannya. Termurah mulai Rp 100 ribu dengan jenis supporter version dan dijual umum.

”Kalau aku punya jersey termahal, Rp 4 juta. Jersey Manchester United Treble long sleeves. Kenapa bisa semahal itu? Ya karena faktor history dan susah didapat,” sambungnya.

Sementara jersey ori klub Liga Indonesia juga punya klasifikasi tersendiri. ”Spesifikasinya sekarang sudah hampir sama kok. Bedanya, kebanyakan Liga Indonesia sekarang lagi booming pakai apparel lokal, perusahaan pembuat perangkat olahraga termasuk jersey. Spek-nya mulai baik dan bersaing dengan apparel ternama dari luar seperti Adidas, Nike, Puma, dan lain sebagainya,” tandasnya. (aya/adi

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia