Senin, 26 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga
Honda DBL Central Java Series 2019

Waktunya Waspada Pada Tim Debutan

11 Agustus 2019, 14: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Waktunya Waspada Pada Tim Debutan

SOLO – Kompetisi basket antarpelajar terheboh di Tanah Air, Honda Developmental Basketball League (DBL) Central Java Series-South Region 2019 hadir kembali. Ajang bergengsi basket pelajar ini akan dihelat di Sritex Arena, 22-31 Agustus mendatang. 

Sebanyak 35 tim basket putra dan 15 tim basket putri siap bertarung dalam kompetisi ini. Musim ini, beberapa tim debutan siap meramaikan kompetisi. Salah satunya SMA Pradita Dirgantara Boyolali. Mereka bahkan tak segan disebut sebagai tim kuda hitam. Walaupun harus siap, karena lawan mereka adalan SMA Kalam Kudus Sukoharjo, yang sempat menjadi juara di kompetisi ini.

“Ini musim pertama kami terjun di kompetisi besar sekelas Honda DBL. Meski tim debutan, kami optimistis bisa menguasai pertandingan. Kami ingin membuktikan bahwa tim ini layak diperhitungkan,” koar Head Coach SMA Pradita Dirgantara, Monica Dyah kepada Jawa Pos Radar Solo, di sela-sela technical meeting, kemarin.

Meski persiapan baru dilakukan sejak awal tahun ajaran baru, atau sekitar sebulan yang lalu, Monica melihat timnya sudah siap bertarung melawan tim-tim basket peserta Honda DBL lainnya. Lima kali uji coba sparing dengan sekolah lain, grafik anak didiknya selalu meningkat.

“Secara pengalaman saya akui mereka memang kurang. Tapi dari segi kesolidan tim, mereka juaranya. Itu yang terpenting bagi kami, tim yang solid,” sambungnya.

Musim ini, Monica baru menerjunkan satu tim putra saja. Dengan komposisi dan materi pemain yang komplit, Monic optimistis anak didiknya bisa lolos sampai babak fantastic four. Tabel drawing menunjukkan pertandingan pertama mereka melawan SMA Kalam Kudus Sukoharjo.

“Sebenarnya target kami maksimal, menjadi juara. Tapi paling tidak lolos sampai empat besar sudah lebih dari cukup,” imbuhnya.

Selain Pradita Dirgantara, ada juga tim debutan lainnya. Yakni SMAN 7 Purworejo dan SMAN 1 Purworejo. 

Jawara musim lalu, SMA Warga Surakarta tidak jumawa begitu saja. Mereka siap untuk menantang SMAN 3 Surakarta di laga perdana. Coach SMA Warga, Wempy Wiyanto mengaku buta dengan kekuatan lawan perdananya tersebut, termasuk beberapa tim-tim debutan.  

“Kami belum tahu karakter permainan mereka seperti apa. Belum pernah ketemu untuk sparing atau di event-event lainnya juga. Itulah terpenting bagi kami adalah fokus berlatih sendiri. Jadi siapapun lawannya, kami siap,” kata Wempy.

Duet penggawa kembar Smarga, julukan SMA Warga, Raymond dan Derron tidak bisa lagi memeriahkan pertandingan. Usia keduanya melewati batas maksimal regulasi Honda DBL musim ini. Namun Wempy tak khawatir, timnya tetap akan bisa menampilkan permainan terbaiknya.

“Masih ada pemain lain yang musim lalu sudah merasakan panasnya lapangan DBL. Kali ini kami mix dengan pemain baru kelas 10 untuk regenerasi. Selain kembar, Bayu dan Aryo juga sudah tidak bisa main lagi karena umur,” imbuhnya.

Musim ini, Wempy juga menurunkan tim basket putri. Dengan komposisi pemain tim putri 3x3 yang bermain musim lalu ditambah dengan pemain baru kelas 10. Targetnya, SMA Warga berhasil mengawinkan gelar jawara dari tim basket putra dan tim basket putri.

“Persiapan kami mungkin baru sebulan, saat tahun ajaran baru. Tapi intensitas dan durasi latihan kami perbanyak. Tujuannya tetap bisa mempertahankan gelar,” ujarnya.

Sementara itu, ada yang berbeda dalam gelaran Honda DBL Central Java Series-South Region 2019. Musim ini, tidak ada Final Party baik di Solo maupun di Semarang sebagai North Region. Hanya ada satu Final Party Central Java 2019 yang akan diselenggarakan di Semarang.

“Di Solo hanya sampai babak fantastic four saja. Dua tim basket putra dan dua tim basket putri yang lolos babak ini akan berangkat ke Semarang. Mereka akan dipertemukan dengan dua tim basket putra dan dua tim basket putri, tim yang lolos babak fantastic four dari North Region,” jelas Perwakilan PT DBL Indonesia, Ruth Meta.

Technical meeting juga dijejali dengan materi safety riding yang disampaikan instruktur safety riding Astra Jateng, Fian Pradana. Ia menjelaskan tentang tata cara mengendarai motor yang baik dan benar agar selamat saat berkendara. Dilanjutkan dengan pembagian merchandise dari Marketing The Sosro Jateng, Vega. (aya/nik)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia